Menu

Amazon Menghapus Beberapa e-Book dari Kindle Store

Amazon Menghapus Beberapa e-Book dari Kindle Store

Toko online Amazon sudah menghapus beberapa e-book dari Kindle Store setelah mendapatkan pengaduan adanya judul judul yang mengarah dan menuntun pada pemerkosaan, kelainan menyukai saudara sedarah, dan kelainan menyukai perilaku hewan buas.

Contohnya, e-book berjudul “Taking My Drunk Daughter” yang artinya mengajari konsumen bahagaimana caranya “mengajak” anak perempuan mereka yang sedang mabuk. Amazon dan Barnes & Noblem, keduanya berkata bahwa mereka sudah mengapus e-book yang ditemukan oleh website berita “The Kernel”, tapi banyak lagi yang masih tersisa bisa ditemukan. Amazon tampaknya masih tidak bergeming apalagi berkomentar tentang hal ini, kecuali yang telah menghapus judul–judul spesifik yang sebelumnya disebutkan oleh “The Kernel”.

Judul judul ini dapat ditemukan dengan mudah di bagian “self-publish” yang merupakan kanal dimana para penulis biasa menawarkan hasil karya mereka, dan kemudian perusahaan penerbitan atau penjual mengambil beberapa persen dari hasil penjualan yang dilakukan melalui took miliknya. Salah seorang pengacara berpendapat bahwa pada perusahaan penerbitan atau penjual ini bisa di kenakan tuduhan kriminal, karena membiarkan e-book tersebut ditemukan tanpa mekanisme pengamanan khusus, seperti melalui mekanisme validasi umur.

Namun, di sisi lain sepertinya beberapa penulis menyadari dan telah mengamankan dirinya dari sangsi hukum. Mereka menambahkan keterangan bahwa karakter yang mereka tulis adalah diperuntukkan bagi 18 tahun keatas. Hal ini sebetulnya sangat miris. Fungsi pencarian dalam situs Amazon, dengan sangat eksplisit menuntun secara otomatis topik dan kata kunci tersebut pada konsumen. Dan parahnya dilakukan tanpa verifikasi umur terlebih dahulu. Betapa mudahnya! John Carr, sekretaris koalisi anak-anak turut berbicara, terkait kemanaan berinternet mengatakan bahwa para orang tua akan sangat terkejut dengan penemuan ini. Baginya tidak cukup jika hanya di sikapi dengan mensensor saja. Menurutnya hal ini perlu diberi pembatas yang jelas. "Jika ini sebuah toko sex dewasa, saya tidak akan memiliki pandangan yang sama. Saya sangat perduli apa saja yang anak-anak bisa cari disini.” tegas beliau.•••

back to top

More Publishing