Menu

Satu Pengingat Masalah Android yang Paling Menjengkelkan

Satu Pengingat Masalah Android yang Paling Menjengkelkan

Banyak orang menyukai apa yang sudah Google lakukan dengan platform Android. Perusahaan itu menyaksikan perubahan besar di ruang mobile, dan strateginya benar-benar jenius.

Dengan mengembangkan sebuah platform mobile yang luarbiasa mumpuni dan modern dan kemudian menggratiskannya ke tangan vendor-vendor hardware, Google menciptakan sebuah scenario di mana aplikasi-aplikasi dan layanan-layanan berada di pusat pengalaman pengguna ratusan juta piranti—bahkan angkanya dengan cepat mendekati 2 milyar. Tentu saja ada sisi lebih dan kurang pada setiap platform software, dan Android tak terkecuali dalam hal ini. Dan ada satu kekurangan pada khususnya yang terus saja muncul dari waktu ke waktu.

Versi terbaru Android Google disebut Android 7 Nougat, dan berisikan sejumlah fitur baru yang luarbiasa. Favorit pribadi sebagian orang mencakup mekanisme update software baru yang brilian, dan fitur “Instant Apps” Google yang baru yang memungkinkan pengguna mulai menjajal sebuah aplikasi secara instan tanpa harus membeli atau bahkan mengunduh apapun dari Google Play.
Android 7.0 Nougat dirilis pertama kali pada 22 Agustus 2016, dan versi terbarunya, Android 7.1.2 Nougat, dirilis akhir Februari lalu. OS baru dari Google ini kini sudah berumur 6 bulan, dan sedang menuju posisi sebagai versi Android paling populer di dunia…mungkin pada sekitar akhir 2018.

Benar, mungkin akan butuh waktu dua tahun sebelum sebagian terbesar ponsel Android mendapatkan akses ke versi tertentu Android 7, dan pada saat itu Android 9 bisa jadi sudah dirilis. Menurut data Google sendiri, versi Android yang paling umum digunakan saat ini adalah Android Lollipop, yang dirilis pertama kali dua tahun lalu, tepatnya 2014. Sementara itu, Android Nougat yang sudah berumur enam bulan itu baru diinstal di sejumlah 1,2% dari total pengguna piranti Android aktif yang ada saat ini.

Cerita ini sangat tak enak untuk ditulis dan dibaca lagi dan lagi, tetapi ini penting. Sebuah cuitan dari akun resmi Samsung pekan lalu mengingatkan kita pada betapa menjengkelkannya masalah ini.

Samsung Galaxy S6 dan Galaxy S6 edge dirilis 22 bulan lalu, dan hingga hari ini keduanya masih menjadi smartphone Samsung yang paling populer. Berjuta-juta orang membelinya karena keduanya adalah ponsel-ponsel Samsung pertama yang menampilkan desain dan mengembangkan kualitas yang cocok dengan performa killer dan display-display cantik yang selalu orang identikkan dengan Samsung. Banyak ponsel-ponsel itu masih digunakan karena kebanyakan orang tidak mengupgrade smartphone mereka setiap tahun, dan ternyata semua ponsel flagship yang mereka beli seharga USD650 lebih itu masih juga belum mendapat akses ke update Android Google yang sudah berumur enam bulan itu.

Sekarang kita hanya bisa berharap bahwa Samsung akan berhasil merilis Android N untuk Galaxy S6 dan Galaxy S6 edge sebelum Android O dirilis dalam beberapa bulan mendatang.•••

back to top

More News