Menu

Twitter Bisa Selamatkan Vine Hanya dengan Menjualnya?

Twitter Bisa Selamatkan Vine Hanya dengan Menjualnya?

Saat Twitter memutuskan untuk membunuh Vine, muncul satu reaksi umum: mengapa perusahaan itu tidak menjual saja layanan looping video-nya itu alih-alih membunuhnya?

Akhirnya pemikiran ini menang juga. Beberapa sumber, sebagaimana dikutip TechCrunch, mengklaim bahwa Twitter  sedang menjajagi ‘beberapa’ tawaran untuk Vine yang membanjir masuk saat perusahaan itu mengumumkan niatnya untuk mengakhiri hidup layanan itu. Belum ada informasi yang pasti tentang siapa saja yang mengajukan tawaran, tetapi Line dikabarkan sebagai salah satunya.  

Meski demikian Twitter belum merasa tenang dengan tawaran-tawaran itu. Konon, sebagian hanya menawarkan harga yang rendah, kurang dari USD10 juta. Mengingat bahwa kabarnya dulu Twitter membeli Vine seharga USD30 juta, ada kemungkinan perusahaan itu akan menderita kerugian investasi tak lama lagi. Jadi, tetap ada kemungkinan bahwa perusahaan itu tidak akan menjualnya, atau, alih-alih membunuhnya, akan tetap mempertahankannya melalui integrasi dengan Twitter.

Artinya, masih ada peluang untuk mendapatkan lebih banyak pengguna dan lebih banyak penghasilan.

Sayangnya, Twitter tidak mau berkomentar soal ini.•••

back to top

More News