Menu

Mengapa Apple Harus Benar-benar Hadirkan MacBook Air Baru?

Mengapa Apple Harus Benar-benar Hadirkan MacBook Air Baru?

Sudah lama konsumen mendengar tentang MacBook Pro yang sudah diupgrade, tetapi dengan Pro yang lebih tipis dan  lebih digdaya, di satu sisi, dan Retina MacBook di sisi lain, MacBook Air seolah tersingkir.

Jadi, tidak ada yang berani bertaruh akan melihat MacBook Air yang sudah diupgrade dari Apple bulan depan, tetapi satu berita bocoran sepertinya bicara lain.  

Sebuah laporan dari DigiTimes Research menyatakan bahwa Apple akan merilis “tiga produk notebook baru”, yang kesemuanya diharapkan akan laris dan membantu industri PCn  berkibar lagi.  

Tiga kandidat yang paling mungkin adalah MacBook Pro 13 inchi dan 15 inchi baru, dan mungkin sebuah MacBook Air 13 inchi yang sudah disegarkan lagi. Banyak yang menduga akan melihat model-model Pro baru, tetapi Air baru bisa jadi kejutan yang manis.  

Tidak jelas penyegaran seperti apa yang bisa diharapkan. Hanya mendongkrak spek prosesor dan RAM saja tidak akan menjadikan MacBook Air laptop yang kompetitif—ukuran fisik yang besar (bagi para penggila 13 inchi) dan layar yang sudah ketinggalan jaman menjadikan MacBook Air termasuk dalam jajaran laptop tua jika dibandingkan dengan produk sejenis yang ada di lingkaran kompetisi di pasar.  

Yang lebih disukai barangkali adalah display Retina, bezel yang lebih tipis, mungkin beberapa port baru, plus versi-versi terbaru prosesor-prosesor Intel. Itu yang paling ditunggu penggemar Air selama bertahun-tahun.
Tentu saja masalahnya adalah bahwa Air 13 inchi yang baru akan terjepit di antara Retina MacBook dan MacBook Pro. MacBook Air sudah lama menjadi pilihan paing murah dari Apple, tetapi jika harganya tetap dipertahankan serendah mungkin dan fitur-fiturnya ditambah, Air 13 inchi beresiko akan harus mengkanibal Retina MacBook.

Semua ini dengan asumsi bahwa Apple pada akhirnya akan membunuh Air 11 inchi. Dia sedikit terlalu mirip dengan Retina MacBook untuk bisa terus eksis.•••

back to top

More News