Menu

Smartphone Windows Murah Lumia 435 dan Lumia 532 untuk Indonesia

Smartphone Windows Murah Lumia 435 dan Lumia 532 untuk Indonesia

Microsoft baru saja mengumumkan perilisan perangkat mobile bersistem Windows 8.1 paling murah mereka, Lumia 435 dan Lumia 532 di Indonesia. Menurut siaran pers Microsoft Devices Indonesia seperti yang dikutip oleh ANTARA News, pihaknya akan resmi menghadirkan kedua ponsel Dual SIM tersebut mulai bulan Maret. 

Yang cukup menggiurkan, kedua perangkat itu dibanderol dengan harga yang bersahabat. Lumia 435 akan dijual seharga Rp1.099.000 sedangkan banderol Rp1.299.000 disematkan pada Lumia 532.

William Hamilton-Whyte yang merupakan Presiden Microsoft Indonesia menyatakan bahwa kedua ponsel ini membuka jalan agar masyarakat Indonesia yang masih menggunakan feature phone bisa berpindah ke smartphone. Akses Internet di Indonesia semakin bertumbuh sehingga banyak masyarakat Indonesia yang mulai membutuhkan ponsel pintar. Dengan kedua produk baru ini, masyarakat Indonesia bisa mendapatkan akses Windows Phone dengan ongkos yang bisa dijangkau. Sistem operasi paling baru Windows Phone 8.1 akan memberikan keseimbangan yang pas antara performa dengan fitur yang ditawarkan ponsel. 

Walaupun sama-sama murah, selisih harga antara Lumia 532 dengan Lumia 435 terjadi karena perbedaan beberapa fitur. Untuk urusan dapur pacu, walaupun keduanya menggunakan prosesor Qualcomm Snapdragon MSM 8210 yang berkemampuan 1,2 GHz, mesin inti yang ditawarkan berbeda. Lumia 435 menghadirkan prosesor dual-core sedangkan Lumia 532 memiliki empat mesin inti. Selain itu, kamera belakang kedua ponsel itu juga berbeda. Lumia 435 hanya menyajikan kamera dengan resolusi 2MP, sedangkan sebuah kamera 5MP bertenggar pada ponsel Lumia 532. 

Selain itu, spesifikasi lain kedua ponsel tersebut bisa dibilang identik. Keduanya dilengkapi dengan RAM 1 GB, kapasitas penyimpanan internal 8 GB, layar sebesar 4 inci dan kamera VGA untuk selfie. Baik Lumia 435 maupun Lumia 532 menaungi sebuah baterai 1.560 mAh.•••

back to top

More News