Menu

Instagram: Mulai Tampak Seperti Platform Iklan Baru

Instagram: Mulai Tampak Seperti Platform Iklan Baru

Sejak Agustus lalu Instagram rasanya jadi sedikit mirip dengan hari Christma-Hanu-Kwanz-Ukkah. Instagram, jejaring tempat berbagi-foto itu, mengumumkan piranti-piranti baru yang menunjang kampanye pemasaran.

Piranti-piranti baru tersebut, account insights, ad insights, dan ad staging, kini tersedia bagi semua pengiklan Instagram dan dimaksudkan untuk memberikan kontrol yang lebih baik kepada para pemilik brand itu atas kampange-kampanye penjualan mereka dan hasil-hasilnya.

Piranti-piranti baru itu akan membantu para pemilik brand untuk memantau post-post dan kampanye-kampanye mereka dengan menyediakan informasi tentang jangkauan, kesan, dan keterlibatan. Misalnya, seorang pemasang iklan sekarang akan memiliki akses ke ringkasan kampanye real-time dan data yang menunjukkan bagaimana target audience mereka merespon setiap foto-foto bersponsor yang mereka tampilkan. Selain itu, para pemilik dan pengusung brand akan dapat memahami dengan lebih baik kapan waktu yang tepat setiap harinya untuk mem-post sebuah gambar, foto, atau video.  

Kami sudah bekerjasama erat dengan beberapa mitra pengiklan kami untuk memastikan bahwa piranti-piranti ini benar-benar memenuhi kebutuhan-kebutuhan mereka. Saat ini kami sedang mengatur agar piranti-piranti itu dapat diakses oleh semua pengiklan Instagram, yang umpanbaliknya akan membantu kami untuk memperbaiki produk ini sebelum merilisnya untuk brand-brand tambahan lainnya di akhir tahun ini.  

Tinjauan-tinjauan akun menunjukkan kepada para pemilik brand bagaimana akun-akun Instagram mereka bekerja, termasuk kesan, jangkauan, keterlibatan, dan lain sebagainya, dan, tampaknya ini diperuntukkan bagi aktifitas foto brand yang bersangkutan, bukan kampanye-kampanye berbayar. Bahkan, ini sangat mirip dengan laman Insights pada sebuah laman brand Facebook, sesuatu yang tak mengherankan, karena Instagram memang milik Facebook.

instagram

Tinjauan-tinjauan iklan memberikan analisis bagi kampanye-kampanye berbayar yg dilakukan sebuah brand, termasuk kesan, jangkauan, dan frekuensi. Nyamannya, fitur ini juga meliputi sebuah tombol “Export Data” untuk memungkinkan para pengelola media sosial menggunakan data dalam kertas-kerja mereka dengan mudah.  

Ad Staging (penampilan iklan) adalah tempat di mana para pengelola media sosial dapat membuat, menyunting, meninjau tampilan, dan bahkan berkolaborasi pada dalam kampanye-kampanye iklan berbayar di Instagram.

Instagram pertama kali mengintrodusir iklan-iklan di jaringannya pada November 2013 lalu dan sejak itu sudah menandatangani berbagai kontrak dan kesepakatan dengan agen-agen iklan (terutama sejak ia mengintrodusir video-video) dan membuka luas program iklannya lebih lebar lagi kepada semua brand.

Sekarang, Instagram menambahkan piranti analisis riil dan tinjauan-tinjauan yang mengubah Instagram dari sebuah aplikasi foto sekedar untuk bersenang-senang yang banyak digunakan oleh kebanyakan remaja, menjadi sebuah sebuah platform iklan yang sesungguhnya.

Facebook, yang mengakuisisi Instagram pada April 2012, sudah lama memperbanyak usaha-usaha mobile-nya, dan melaporkan prestasi yang bagus pada kuartal kedua 2014, kebanyakan berkat bisnis mobile yang dilakukannya. Sayangnya, Facebook tidak melaporkan angka-angka tersendiri untuk Instagram, sehingga mustahil untuk mengetahui dengan persis berapa banyak penghasilan Instagram dari iklan-iklan yang dihasilkannya sejauh ini.•••

back to top