Menu

Apple akan Deaktifkan Flash di Safari 10

Apple akan Deaktifkan Flash di Safari 10

Maya Angelou pernah mengatakan dalam quote-nya "Jangan utamakan orang yang memperlakukanmu sebagai pilihan sampingan”. Seandainya Flash adalah orang yang mengikuti ajaran itu, pasti dia sudah membuang Safari dari daftar prirotasnya.

Dalam sebuah post di blot WebKit, seorang pereka di Apple, Ricky Mondello, mengatakan bahwa perusahaan itu akan segera mendeaktifkan Adobe Flash secara otomatis di Safari 10. Itu adalah versi browser yang diluncurkan bersama dengan macOS Sierra di musim gugur ini. 

Jika Anda mengakses sebuah website yang memiliki Flash dan HTML5, browser akan memilih HTML5. Tetapi jika laman yang bersangkutan meminta Flash untuk bekerja, maka sebuah prompt akan muncul menanyakan apakah Anda ingin mengaktifkannya atau tidak. Anda bisa memilih untuk mengaktifkannya hanya untuk saat itu saja atau mempertahankannya untuk URL yang bersangkutan selamanya. Kalau Anda ingat, Microsoft dan Google sudah cukup lama menjauhkan diri dari Flash. Edge hanya menampilkan Flash jika ia menjadi elemen sentral pada laman yang sedang Anda lihat (misalnya, sebuah game atau video), sedangkan Chrome sudah mulai memblokir iklan-iklan Flash akhir tahun lalu. 

Dalam hal mobile, Apple sudah mengumumkan di ajang WWDC bahwa pihaknya mensyaratkan semua aplikasi berbasis iOS untuk terhubung dengan internet melalui HTTPS per 1 Januari 2017. Artinya, semua pengembang harus mengaktifkan sebuah fitur Cupertino yang diluncurkan bersama dengan iOS 9 yang disebut App Transport Security. ATS memaksa semua aplikasi untuk menggunakan koneksi yang aman untuk membantu menjaga agar data Anda selalu aman.•••

back to top