Menu

Twitter Mulai Peringatkan Korban Serangan Suruhan-Negara

Twitter Mulai Peringatkan Korban Serangan Suruhan-Negara

Sejak pekan lalu, Twitter sudah mulai mengirimkan peringatan-peringatan bagi para penggunanya tentang serangan-serangan yang  dilakukan oleh peretas-peretas yang disponsori negara yang berusaha untuk mencuri informasi sensitif dari akun mereka.

Twitter menjadi jaringan media sosial pertama yang melakukannya, meski Facebook dan Google juga sudah lebih dulu menerapkan sistem-sistem peringatan serupa bagi para penggunanya.  

Menurut pemberitahuan (yang diterima oleh sejumlah besar organisasi), hanya “sekelompok kecil akun” saja yang dibidik, dan tidak ada bukti telah terjadinya pencurian data dalam proses itu. 

Reuters melaporkan bahwa Coldhak, lembaga nirlaba yang berbasis di Winnipeg merupakan salah satu organisasi yang dibidik oleh peretas-peretas suruhan negara. Dalam pesan yang diterima oleh organisasi tersebut, Twitter menulis bahwa para pelakunya “mungkin sudah berusaha untuk mengambil informasi-informasi seperti alamat email, alamat IP, dan/atau nomor-nomor telpon. 

Twitter tidak membagi informasi lain dengan para pemilik akun-akun yang terimbas oleh dugaan serangan ini, tetapi perusahaan media sosial itu sedang “aktif menyelidiki masalah ini”. 

Coldhak menanggapinya dengan memposting sebuah kicauan dengan pesan lengkap dari Twitter Jumat lalu.•••

back to top