Menu

Kesepakatan Youku Tudou Alibaba Pengaruhi Layanan Video Online

Kesepakatan Youku Tudou Alibaba Pengaruhi Layanan Video Online

Rencana Alibaba untuk membeli layanan video online Youku Tudou diharapkan akan menciptakan tekanan pada situs video LeTV.

Dipastikan akan menghadapi persaingan yang makin ketat dari rival-rivalnya yang dibekingi oleh perusahaan-perusahaan internet papan atas China, demikian ulas blog tekonologi milik web portal Sina. 

Pada 10 Oktober lalu Alibaba mengumumkan sebuah tawaran non-binding untuk mengakuisisi semua saham unggulan Youku Tudou, di mana operator e-commerce itu mengakuisisi kepemilikan pada bulan Mei 2014, seharga USD26,60 per lembar saham American depository, dalam transaksi-transaksi tunai.  

Tawaran ini merupakan satu langkah besar Alibaba lainnya di pasar modal setelah perusahaan itu mengumumkan aliansinya dengan Suning, yang dengannya raksasa itu akan menjadi pemegang saham kedua terbesar di perusahaan pengecer barang-barang elektronik dan rumahtangga itu.  

Kesepatakan yang direncanakan dengan Youku Tudou juga menandai masuknya Alibaba secara resmi ke sektor video online, di mana rival-rival utamanya di berbagai perusahaan internet—seperti mesin pencari Baidu dan portal web Tencent —sudah jauh lebih dulu mapan, tulis Sina. 

Baidu akuisisi layanan video streaming PPS pada 2013 dan kemudian satu situs video lainnya, iQiyi, sedangkan layanan video streaming Tencent sudah lama menjadi salah satu pemain terkemuka di China. 

Alibaba diduga mendapatkan sebagian besar keuntungan dengan mengakuisisi Youku Tudou, karena perusahaan itu akan mendapat sebuah portal mobile dengan harga murah, dan layanan videonya akan memasok trafik yang kencang bagi operator e-commerce itu. Selain itu, Youku Tudou diharapkan akan menjadi kanal distribusi untuk unit-unit iklan dan produk-produk digital Alibaba. 

Tampaknya Alibaba akan menggabungkan Youku Tudou dengan Ali Pictures-nya dan unit-unit lain dalam bisnis musik dan e-commerce, sehingga memperluas kehadirannya di jagat hiburan digital, ulas Sina.  

Youku Tudou, yang kalah dalam perang bidding melawan iQiyi, Tencent dan LeTV, karena kalah tebal dompet, diharapkan bisa mengembalikan kejayaannya dengan dana berlimpah dari Alibaba.••• 

back to top