Menu

Twitter Perbaiki Pengalaman Belanjanya dengan Halaman Produk Penuh

Twitter Perbaiki Pengalaman Belanjanya dengan Halaman Produk Penuh

Tentu tidak terlalu pintar hanya mengetikkan sebuah kicauan untuk membeli sesuatu di Twitter?

Media sosial tersebut telah mengumumkan ekspansinya pada pengalaman berbelanja dengan cara hebat melalui fitur yang disebut Collection.

Diumumkan oleh manajer produk Twitter, Amaryllis Fox dalam suatu posting blog, Collection adalah halaman produk yang berbeda dalam Twitter yang mengajak pengguna melihat informasi lebih untuk sebuah produk atau tempat. Halaman produk ini termasuk review dari pengguna, kicauan tentang produk dan dalam beberapa hal, tombol beli yang mempersilakan pengguna membeli produk tersebut tanpa meninggalkan halaman.

Tetapi opsi beli tak selalu ada, karena Collection tampaknya lebih menjadi halaman untuk browsing. Contohnya, Ellen DeGeneres mempunyai Collection “Best of The Ellen Shop” yang mempunyai aplikasi fitur pembelian kaos, tas dan lainnya. Produk-produk ini tidak berfitur tombol beli, dan sebagai gantinya Collection DeGeneres akan mengarahkan anda ke halaman produk masing-masing di situs The Ellen Shop.

Nike, Target, Reese Witherspoon, Demi Lovato, dan Ellen DeGeneres adalah beberapa dari 41 rekanan yang berpartner dengan Twitter di Collection, yang memberi petunjuk bahwa fitur tersebut telah berjalan untuk beberapa waktu. Lebih mirip Collection DeGeneres, peritel dapat memilih apakah memungkinkan pengguna membeli langsung dari Collection mereka atau mengarahkan pengguna ke situs mereka. Peritel mungkin akan bereksperimen dengan kedua opsi pada launching untuk mengukur opsi mana yang lebih disukai pengguna.

Peritel tidak perlu membayar produk mereka untuk ditampilkan di Collection, juga Twitter tidak akan mengambil bagian dari pemasukan penjualan mereka pada launching ini, meskipun mungkin hal ini akan berubah setelah Collections lepas dari Twitter – yang mulai saat ini untuk situs Twitter dan aplikasi Android dan iOS nya.

Dengan pengumumannya perihal Collection, Twitter mungkin mengirimkan pesan bahwa ia dapat mengembangkan produk relatif lebih cepat. Seperti halnya kemarin, perusahaan tersebut mengungkapkan Project Lightning, suatu proyek ambisius yang memerlukan pemilihan berita dan even sekarang yang akan memungkinkan pengguna mengikuti  topik-topik bukannya mengikuti orang.•••

back to top