Menu

Dropbox Bidik Pelanggan Global dengan Pilihan Pembayaran Lokal Baru

Dropbox Bidik Pelanggan Global dengan Pilihan Pembayaran Lokal Baru

Dropbox, perusahaan penyedia penyimpanan data berbasis-cloud,akan  segera mempermudah konsumennya untuk mendaftar ke skema-skema ‘pro” berbayar, dan perusahaan itu menyatakan telah mengikat perjanjian dengan penyedia platform pembayaran global Adyen.

Kerjasama ini akan memungkinkan Dropbox menawarkan metode-metode pembayaran yang lebih terlokalisir di samping kartu-kartu bank dan PayPal.

Memulai debutnya di 12 negara Eropa, termasuk Jerman, Perancis, Irlandia, Italia, Belanda, Portugal, dan Spanyol, Dropbox kini akan menawarkan pembayaran-pembayaran debit langsung, satu cara yang populer untuk menyelesaikan pembayaran yang terjadi berulang-ulang seperti berbagai jenis skema berlangganan di Eropa. Dengan skema ini pelanggan tidak perlu lagi menggunakan berbagai kartu bank dan Dropbox hanya tinggal mengutip fee bulanannya langsung dari rekening bank si pelanggan.  

Setelah meluncurkan pembayaran-pembiyaran debit langsung di Eropa, Dropbox akan segera menawarkan pilihan-pilihan yang lebih lokal, baik di Eropa maupun di negara-negara lainnya, termasuk Amerika Latin dan Asia. Opsi-opsi pembayaran local lainnya yang akan segera diintrodusir itu termasuk iDEAL, Sofort, Giropay, dan Klarna, meski belum ada konfirmasi tentang kapan  dan apa yang akan diluncurkannya.  

Mengingat pasar konsumen AS yang lebih menyukai kartu kredit, selama ini Dropbox selalu mendukung kartu-kartu kredit seperti Visa, MasterCard, dan American Express, juga Discover dan PayPal. Tetapi, dalam usaha untuk menarik lebih banyak konsumen di berbagai negara di seluruh dunia, perusahaan itu ingin membuka diri terhadap alternatif-alternatif yang populer di level, dan debit-debit langsung merupakan kanal yang jelas harus didukung.

Dengan ramalan Forrester yang menyebutkan bahwa teknologi software-as-a-service (SaaS)— seperti manajemen email dan penyimpanan data di cloud— akan mencapai angka penjualan sebesar USD75 milyar di seluruh dunia pada tahun 2015, itu artinya banyak sekali uang yang bisa diraup.•••

back to top