Menu

Bocoran Google untuk Trik-trik Pembelajaran Mesinnya

Bocoran Google untuk Trik-trik Pembelajaran Mesinnya

Kini ada banyak cara yang lebih mudah untuk menerapkan model-model pembelajaran media canggih dalam proyek-proyek Anda. Google sudah membuka Cloud Machine Learning-nya untuk semua bisnis dalam sebuah versi beta publik, setelah beberapa bulan mengujinya dalam versi alpha privat.

Alat ini semakin mempermudah orang melatih model-model dengan lebih cepat, dan diintegrasikan dengan Google Cloud Platform. Platform ini memiliki aplikasi-aplikasi untuk bisnis di bidang-bidang seperti dukungan konsumen (yang mempelajari bagaimana mengotomatisasi respon-respon terhadap beragam pertanyaan dan keluhan) atau segala jenis tugas yang sarat pengulangan.  

Dalam sebuah post blog, Google menggambarkan bagaimana konsumennya, Airbus Defense and Space, menggunakan perangkat software cerdas ini untuk mengotomatiskan deteksi dan koreksi  gambar-gambar citra satelit yang mengandung ketidaksempurnaan seperti formasi-formasi awan. Menurut blog itu, seorang karyawan Airbus mengatakan perangkat software Google ini “memungkinkan kami meningkatkan akurasi dan kecepatan di titik mana kami menganalisis gambar-gambar citra satelit yang kami ambil dari satelit-satelit kami. Alat ini mengatasi masalah yang sudah ada selama berpuluh-puluh tahun lamanya ini”.  

Kecepatan dan kemudahan penggunaan adalah sesuatu yang khas pada algoritma-algoritma Google. Untuk mempermudah adopsi, perusahaan itu juga meluncurkan sebuah Machine Learning Advanced Solutions Lab yang memberi perusahaan-perusahaan penggunanya akses ke rekayasa Google untuk membantu memecahkan masalah-masalah yang kompleks. Google juga mendebutkan sebuah program Cloud Start untuk bisnis guna mempelajari dasar-dasar cloud publik dan bagaimana mengidentifikasi peluang-peluang dan kesempatan-kesempatan untuk mengimplementasikan pembelajaran mesin.  

Google juga mengintrodusir sebuah program sertifikasi untuk mengajari masyarakat bagaimana caranya "mendesain, melatih, dan menggunakan model-model pembelajaran mesin yang akurat detode-metode pendidikan internal.  

Meski ini lebih bermanfaat bagi kalangan startup dan perusahaan-perusahaan pengguna lainnya, upaya nyata Google untuk membawa pembelajaran mesin ini ke aliran arus utama akan mempengaruhi audiens yang lebih luas. Perusahaan itu juga mengumumkan bahwa pihaknya akan mengimplementasikan metode pembelajaran canggih ini dalam layanan-layanan populernya seperti Docs, Drive dan Calendar untuk menjadikannya lebih produktif. Google bukan satu-satunya raksasa teknologi yang sedang berusaha untuk menyederhanakan adopsi kecerdasan buatan. Facebook sudah membagi kode bot-building AI-nya ke publik, juga teknologi kalah cerdasnya.•••

back to top