Menu

Kapok Merugi, Sony Fokuskan PlayStation dan Bisnis Entertainment

Kapok Merugi, Sony Fokuskan PlayStation dan Bisnis Entertainment

Sony baru saja mengumumkan reshuffle terbaru korporatnya dimana kini perusahaan itu akan lebih berfokus pada PlayStation dan bisnis-bisnis entertainment, serta unit sensor CMOS. Perusahaan itu bertekad untuk kembali meraup laba pada tahun 2018.

Sony melaporkan enam kerugian bersih selama tujuh tahun terakhir. Strategi berjangka tiga-tahun terbaru ini ditujukan untuk menghadirkan keuntungan operasi sebesar $4,2 milyar untuk tahun fiskal 2017. Sebelumnya, Sony tercatat mengalami kerugian sebesar $ 1,2 milyar untuk tahun fiskal 2013 Maret lalu, dan diduga untuk tahun 2014 akan melaporkan kerugian juga, walaupun lebih rendah dari angka itu.

Selain PlayStation dan entertainment (sony Pictures dan Sony Music), bidang bisnis lain perusahaan ini akan dikelola dengan dua cara: sebagai unit-unit yang bisa memberikan “keuntungan stabil” serta bisnis dengan level resiko tinggi. Sebagai contoh, bisnis “Imaging Products dan Solutions” masuk dalam kategori pertama karena Sony tidak mengamati adanya perubahan besar pada pasar untuk produk-produk ini. Sedangkan, bisnis ponsel dan televisi berada pada golongan kedua karena kedua pasar itu mengalami biaya kompetisi dan komodifikasi yang paling tinggi.

Fokus baru ini membuat bisnis video dan tata-suara Sony berganti menjadi organisasinya sendiri- seperti bisnis televisi tahun lalu. Perusahaan Jepang ini juga menyatakan bahwa pihaknya akan meneruskan persiapan memisah unit-unit bisnis lain walaupun masih belum menspesifikasikannya.

Sony memberikan unit-unit itu kebebasan dan otonomi lebih besar agar mereka memiliki fokus yang lebih jelas pada bisnis dan keuntungannya serta kemampuan untuk membuat keputusan lebih cepat. Menurut Sony, komposisi itu akan membantu membawa yang terbaik dari area-area yang sedang kesulitan di perusahaan itu.•••

back to top