Menu

Aplikasi Ponsel Berbasis Bukti untuk Identifikasi Masalah Obesitas dan Depresi

Aplikasi Ponsel Berbasis Bukti untuk Identifikasi Masalah Obesitas dan Depresi

Para peneliti menemukan bahwa sebuah aplikasi mobile yang dilengkapi dengan panduan berbasis bukti bisa membantu para perawat untuk lebih baik dalam mengidentifikasi masalah-masalah terkait obesitas dan depresi. Hal ini berujung pada kesuksesan diagnosa yang lebih tinggi.

“Aplikasi kami berfokus spesifik pada pekerjaan yang dilakukan para praktisi perawat seperti mengidentifikasi masalah-masalah kesehatan, memberi konseling pada pasien, dan mengkoordinasikan rencana perawatan. Hasilnya, tingkat diagnosa menjadi lebih tinggi,” tutur salah satu peneliti dalam riset ini, Suzanne Bakken dari Columbia University School of Nursing.

Studi tersebut mengevaluasi tingkat diagnosa pada penggunaan tembakau, depresi orang dewasa dan manula, serta obesitas selama ujian dengan 34.349 pasien yang dilakukan dengan 363 praktisi perawat terdaftar pada program di Columbia Nursing. Untuk tiap masalah kesehatan yang dipelajari, aplikasi mobile dengan fitur-fitur dukungan keputusan menghasilkan tingkat diagnosa yang lebih tinggi dibanding dengan aplikasi-aplikasi yang hanya bisa merekam hasil uji pasien. 

Aplikasi tersebut mungkin berhasil karena membuat para praktisi kesehatan mengikuti panduan klinis berbasis bukti untuk memindai, mendiagnosa, dan mengatur kondisi spesifik dan mendorong percakapan detail dengan pasien mengenai kondisi kesehatan mereka.

Sebagai contoh, pada pemeriksaan tembakau, aplikasi ini mendorong perawat bukan hanya mengenai tentang rokok namun juga produk-produk lain seperti tembakau kunyah. Untuk mendeteksi kelebihan berat badan atau obesitas, aplikasi ini mengkalkulasi BMI agar bisa dengan cepat menemukan orang-orang yang perlu mendapatkan konseling penurunan berat badan.••• 

 

back to top