Menu

Hak Cipta Mendorong HP Memblokir Tinta dari Pihak-Ketiga

Hak Cipta Mendorong HP Memblokir Tinta dari Pihak-Ketiga

Menyusul satu update terbaru yang memblokir beberapa cartridge tinta pihak-ketiga untuk printer-printernya, HP secara resmi meminta maaf kepada para konsumennya pekan ini atas kesalahannya dalam mengkomunikasikan perubahan kebijakan itu.

Awal bulan ini, perusahaan itu mengupdate firmware-nya dan membuat cartridge-cartridge yang dibuat oleh perusahaan-perusahaan lain tidak bisa digunakan di printer-printernya. HP menyebutkan sejumlah masalah kualitas dan keamanan sebagai alasan di balik perubahan kebijakan proses otentikasi yang dilakukannya. Pilihan-pilihan pihak-ketiga biasanya lebih murah dan, seperti bisa Anda duga, konsumen tidak senang karena tidak lagi bisa menggunakan pilihan itu.  

Dalam sebuah post plog pekan ini, HP mengakui bahwa pihaknya “seharusnya mengkomunikasikan perubahan prosedur otentikasi ini dengan lebih baik”. Perusahaan itu mengatakan alasan di balik update ini adalah “untuk memastikan pengalaman terbaik bagi konsumen” dan memblokir cartridge-cartridge pihak-ketiga apapun yang tidak menggunakan chip keamanan HP dan melanggar hak kekayaan intelektualnya. Dengan kata lain,  perusahaan ini meminta maaf atas kurangnya komunikasi, tetapi tetap mempertahankan keputusannya untuk memberlakukan update tersebut.  

Untuk mencoba dan mengatasi masalah ini, kini HP menawarkan satu update software opsional yang akan menghapus fitur keamanan yang baru saja ditambahkan itu. Perusahaan itu mengatakan bahwa akan perlu waktu sekitar dua minggu untuk mempersiapkan update kedua ini, tetapi jika saatnya tiba pihak perusahaan akan mengumumkannya kepada konsumen.  

"Kami akan terus menggunakan fitur-fitur keamanan untuk melindungi kualitas pengalaman konsumen kami, menjaga integritas sistem-sistem pencetakan kami dan  melindungi IP kami, termasuk metode-metode otentikasi yang mungkin akan melumpuhkan sebagian dari pasokan-pasokan pihak-ketiga," jelas HP COO Jon Flaxman di post blog tersebut.•••

back to top