Menu

Dengan Supercell, Tencent China akan Pimpin 13% dari USD99 Milyar Bisnis Game

Dengan Supercell, Tencent China akan Pimpin 13% dari USD99 Milyar Bisnis Game

Dengan mengakuisisi sebagian besar Supercell, Tencent China diperkirakan akan menguasai 13 persen dari USD99 milyar bisnis game global pada tahun 2016, menurut lembaga peneliti pasar Newzoo. 

Tencent, yang juga memiliki sebuah bisnis media sosial besar, sudah menjadi perusahaan game dengan penghasilan terbesar. Selasa (21/6) lalu raksasa itu mengakuisisi 84 persen saham di Supercell seharga USD8,6 milyar. Supercell, yang memiliki sekitar 190 karyawan, memiliki empat game mobile dengan penghasilan tertinggi dan merupakan perusahaan game mobile dengan pendapatan tertinggi, menurut Newzoo.

“Ini jelas sesuatu yang bagus untuk Tencent,” kata CEO Newzoo Peter Warman dalam sebuah email. “Akuisisi itu menyelesaikan satu persoalan strategis besar dan memberikan potensi pendapatan tambahan segera. Tahun ini, Supercell sedang mentargetkan untuk bisa menghasilkan lebih dari USD2 milyar di luar Asia. Ini jauh lebih besar dari USD1,3 milyar yang Tencent hasilkan di Asia tahun lalu, yang sebagian terbesarnya berasal dari League of Legends. Akhirnya kini Tencent akan menghasilkan pendapatan mobile serius di luar kandangnya sendiri”. 

Gabungan pendapatan dari kedua perusahaan itu menjadi total USD11,1 di tahun 2015, atau 12 persen dari semua pendapatan game yang dihasilkan di seluruh dunia tahun lalu. Jika pertumbuhan mereka dari tahun ke tahun terus berada di level serupa itu, gabungan dua perusahaan hasil akuisisi itu akan menghasilkan sekitar USD13,0 milyar tahun ini, atau sekitar 13 persen dari pasar game dunia. 

Sebagai perbandingan, Activision Blizzard (di mana Tencent memegang sebagian saham)  dan King menghasilkan pendapatan gabungan sebesar USD6,7 milyar di tahun 2015. League of Legends, adalah sumber penghasilan yang sangat besar. Tetapi di samping LoL, Tencent sudah lama berjuang untuk mendongkrak pendapatannya di luar China, kata Newzoo.

Tetapi USD1,3 milyar yang dihasilkannya di luar Asia tahun lalu kini akan dengan mudah menjadi dua atau bahkan mungkin tiga kali lipat, kata Newzoo. Berkat game-game seperti Clash of Clans dan Clash Royale, Supercell menjadi game yang menghasilkan pendapatan no. 1 di China, kata Newzoo.

“Peluang ini datang dari ekosistem Android di China, mewakili sekitar dua pertiga pasar mobile China”, kata Warman. “Clash Royale adalah salah satu game dengan kinerja terbaik pada iOS di China dan baru saja diluncurkan di Android di toko terbesar ketiga di China, 360 Mobile Assistant. Gerai MyApp milik Tencent adalah yang terbesar. Meski belum dinyatakan terang-terangan bahwa Kunlun tidak akan menerbitkan lagi game-game Supercell, tampaknya sudah jelas bahwa Tencent akan mengambil alihnya. Menggunakan gerai Tencent dan komunitas QQ mewakili peluang langsung sebesar USD1 milyar lebuh untuk portofolio Supercell di China, khususnya Clash Royale.”•••

back to top