Menu

Ketika 195 Perusahaan Bergabung, Standarkan Wireless Charging

Ketika 195 Perusahaan Bergabung, Standarkan Wireless Charging

Ruang bisnis wireless charging, pengisian tenaga baterei secara nirkabel, sudah mengenal tiga standar utama hingga saat ini, masing-masing sedang mengincar posisi sebagai yang paling standar.

Nilainya juga tidak bisa dibilang kecil—nilai pasar wireless charging diduga akan mencapai USD14 milyar dalam rentang waktu lima tahun.

Mendukung standar yang nantinya akan keluar sebagai pemenang berarti hujan dollar bagi perusahaan-perusahaan yang mengasosiasikan diri dengannya, dan, karena mereka tidak saling kompatibel, sangat penting untuk memastikan bahwa Anda berada di pihak yang menang dan meraup banyak keuntungan. 

Mari kita lihat ketiga standar utama itu: 

Yang pertama adalah Wireless Power Consortium (WPC), yang berada di bawah bendera standar Qi.  Standar ini didukung oleh perusahaan-perusahaan seperti Asus, HTC, Huawei, LG, Motorola, Nokia, Samsung, BlackBerry, dan Sony.

Lalu ada Power Matters Alliance (PMA), yang adalah kelompok yang berada di balik teknologi Power Mat. Perusahaan-perusahaan yang duduk di kursi dewan direksinya termasuk AT&T, Duracell, Starbucks, Powermat Technologies, Flextronics, Federal Communications Commission (FCC), dan Energy Star.

Yang terakhir, Alliance for Wireless Power (A4WP) yang didukung oleh perusahaan-perusahaan seperti Broadcom, Gill Electronics, Integrated Device Technology (IDT), Intel, Qualcomm, Samsung, dan WiTricity.

PMA dan A4WP mengumumkan merger pada Januari lalu, dan 3 November kemarin mereka mengumumkan organisasi gabungan dan identitas brand baru—AirFuel Alliance. Gabungan ini jelas menjadi ancaman besar bagi WPC, yang masih bertahan dengan standarnya sendiri, karena aliansi baru ini beranggotakan 195 perusahaan, termasuk Intel dan Duracell.

Produk-produk baru bersertifikat di bawah aliansi ini akan mengusung nama dan logo AirFuel, dan mendukung “standar-standar masa depan” yang induktif dan resonan, dengan tujuan memberikan pengalaman yang lebih baik bagi pengguna melalui standar-standar wireless charging bersama dengan memberikan dukungan berkesinambungan berupa sistem-sistem multimoda.  

Diharapkan visi standar bersama antara dua standar yang semula bersaing di ruang wireless charging ini akan menghasilkan adopsi yang lebih cepat—khususnya di kalangan pabrikan smartphone—dan akhirnya pengalaman yang lebih baik di kalangan konsumen.••• 

back to top