Menu

Foto-foto RAW Baru Ala iOS 10 Boros Ruang Memori?

Foto-foto RAW Baru Ala iOS 10 Boros Ruang Memori?

iOS 10 sudah dirilis dan menghadirkan segepok fitur baru. Perbaikan terbesar bagi para penggila fotografi adalah kemampuannya untuk mengambil foto-foto RAW, yang memungkinkan penggunanya menyimpan semua data dari sensor kamera dalam format yang tidak dikompres.

Ini bagus kalau Anda memang ingin melakukan sejumlah editing serius pada foto-foto Anda setelah pemotretan, tetapi fitur ini memiliki satu kekurangan utama: jika Anda mengambil gambar RAW, iPhone Anda akan cepat penuh. Sangat cepat penuh! 

Format file RAW adalah semua data yang tak dikompres yang diambil langsung dari sensor kamera Anda. Dia dengan setia dan terinci menyimpan setiap detil cahaya dan warna setiap butir pixel, sesuatu yang memberi Anda fleksibilitas lebih untuk menyuntingnya setelah pengambilan gambar. Tetapi, tak seperti format JPEG yang umum, yang menggunakan trik-trik matematis untuk mengecilkan ukuran file, RAW tak peduli soal ukuran file.  

Akibatnya, foto-foto yang diambil dengan sebuah iPhone 6S yang berukuran sekitar 2MB dalam format JPEG menjadi 12-16MB ketika disimpan dalam format RAW. Pada sebuah iPhone 16GB atau 64GB, ukuran sebesar itu dengan cepat akan membuat penuh ruang penyimpanan memori. Tentu saja itu tidak bagus.  

Tetapi, hanya karena iOS 10 menambahkan kemampuan RAW tidak berarti Anda harus memotret dengan format itu. Nyatanya, aplikasi kamera bawaannya tetap menembak gambar dalam format JPEG. Tetapi karena Apple sudah membuka foto-foto RAW untuk aplikasi-aplikasi pihak-ketiga, Anda bisa lihat segepok aplikasi kamera baru di App Store yang menjanjikan kualitas gambar-gambar RAW yang lebih baik dan lebih hidup. Adobe Lightroom, misalnya, sudah melakukannya.  Anda sudah bisa menggunakannya dengan menyisipkan external storage yang lebih besar untuk menyelamatkan internal storage Anda.•••

back to top