Menu

Paling Hot di Galaxy S8: Kejutan dari Sebuah Sistem Operasi Baru?

Paling Hot di Galaxy S8: Kejutan dari Sebuah Sistem Operasi Baru?

Apple baru saja mengumumkan iPhone terbaiknya yang tentu saja jadi tekanan tersendiri bagi Samsung dan pesaing-pesaing lainnya untuk bisa menghadirkan piranti-piranti yang lebih baik. Galaxy S model generasi berikutnya yang direncanakan akan diluncurkan pada awal tahun depan tampaknya merupakan salah satu handset yang sengaja dibuat untuk melawan iPhone 7, dan piranti itu diduga akan diluncurkan dengan sebuah fitur baru yang mungkin sangat tidak terduga.

Selama bertahun-tahun, Samsung sudah bermain-main dengan sistem operasi mobilenya sendiri, Tizen, yang tidak pernah mendapat cukup dukungan untuk bisa menjadi pesaing Android.  

Sebuah paten yang didaftarkan pada Mei tahun lalu dan ditemukan oleh GalaxyClub menunjukkan bahwa Samsung sedang bermain-main dengan ide untuk mengganti Android di smartphone-smartphonenya, meski Tizen sepertinya bukan kandidat yang dimaksud. Meski demikian, Samsung tidak akan membuang OS smartphone paling populer yang sudah ada itu dari smartphone-smartphone flagshipnya, dan, sepertinya, perusahaan itu akan melakukan sesuatu yang sama sekali tak terduga: menginstal Windows dan Android sekaligus dalam satu piranti flagship seperti Galaxy S8 atau generasi-generasi berikutnya, dan memungkinkan penggunanya untuk menggunakan yang manapun di antaranya sesuai keinginan mereka. 

Mengingat smartphones semakin digdaya saja dari tahun ke tahun dan Microsoft benar-benar menciptakan satu cara untuk mengoperasikan Windows 10 pada piranti mobile yang terhubung dengan sebuah monitor komputer, Galaxy S8 yang punya kemampuan dual-boot akan menjadi satu proposisi yang menarik.  

Seandainya Google dan Microsoft membiarkan Samsung melakukan langkah seperti itu, secara teoretik pengguna akan sangat diuntungkan. Sebelumnya sudah pernah ada piranti-piranti dual-boot Windows/Android, tetapi tak bisa hidup lama setelah Microsoft dan Google memprotesnya. Samsung juga pernah memiliki laptop konvertibel keren Ativ Q, yang dulu ingin diluncurkannya pada musim gugur 2013, tetapi kemudian perusahan itu memutuskan untuk menyimpannya saja.  

Sementara ini Samsung masih terus menjajagi ide menggunakan lebih dari satu sistem operasi dalam satu piranti mobile, dan, mengacu dari gambar-gambar di atas, tampaknya Samsung berpikir bahwa Android dan Windows bisa akur dalam satu smartphone. Seperti pada gambar di atas, pengguna akan bisa berpindah-pindah dari sistem operasi yang satu ke yang lainnya, dan Samsung jelas-jelas menyebutkan nama dari kedua sistem operasi itu.  

Paten tersebut memang menampilkan banyak gambar yang menggambarkan sesuatu yang tampak seperti flagship Galaxy S yang menggunakan Windows dan Android. Piranti itu bisa saja Galaxy Note atau sebuah tablet, jika dilihat dari gambar-gambar tersebut. Tetapi, sebelum merasa kelewat excited tentang konsep ini, Anda harus ingat bahwa teknologi yang dipaparkan dalam sebuah paten tidak selamanya diterapkan dalam produk-produk komersial. •••

back to top