Menu

Superkomputer Paling Digaya di Dunia adalah Buatan China

Superkomputer Paling Digaya di Dunia adalah Buatan China

Inovasi teknologi adalah sesuatu yang sangat dibanggakan oleh AS, tetapi adidaya terkemuka dunia ini sedikit ketinggalan dalam hal supercomputing.

Menurut edisi terbaru Top50 World’s Computers, sebuah pemeringkatan tahunan di kalangan produsen-produsen supercomputer di seluruh dunia, Sunway TaihuLight bikinan China yang menggunakan 10,65 juta inti  menduduki tempat pertama.

Yang membuatnya lebih mengesankan lagi—dan mengkhawatirkan bagi dominasi prosesor Amerika—adalah bahwa semua mikroprosesor di dalamnya 100% buatan China.   

Dulu, China sangat mengandalkan prosesor-prosesor buatan AS untuk semua superkomputernya. Inilah mengapa sedikit lebih dari setahun yang lalu pemerintah AS melarang Intel mengekspor prosesor-prosesor Xeon-nya yang digdaya itu ke sejumlah produsen supercomputer di China, Larangan itu diberlakukan karena pemerintah AS mengira bahwa  saat itu China menggunakan Tianhe-2, sebuah supercomputer China yang dibuat dengan menggunakan inti-inti prosesor dari Intel, untuk menjalankan simulasi-simulasi nuklir.

Alih-alih menghentikan kemajuan China, tampaknya kebijakan AS itu justru berdampak sebaliknya. Riset China tentang berbagai mikroprosesor sudah dijalankan, tetapi kecepatan pertumbuhan China sebagai kekuatan di bidang computing tampaknya sudah banyak bertambah. Pengembangan Sunway TaihuLight juga menandai kali pertama kekuatan prosesing semua supercomputer China mengungguli kekuatan prosesing semua komputer AS.  Inilah saatnya orang membuka mata terhadap fakta mundurnya kekuatan teknologi AS di dunia.•••

back to top