Menu

DeepMind: AI Milik Google yang Sudah Piawai Mainkan Game ‘Ant Soccer’

DeepMind: AI Milik Google yang Sudah Piawai Mainkan Game ‘Ant Soccer’

Teknologi artificial intelligence (AI/kecerdasan buatan) besutan Google yang dinamai DeepMind sudah terbukti kecerdasannya.

Sistem AlphaGo pada DeepMind mendapat perhatian di seluruh dunia setelah mengalahkan  pemain Go papan atas Lee Sedol awal tahun ini. Sebelumnya, sistem yang sama juga sudah memainkan Breakout dan memandu navigasi pada game maze serupa Doom.

Tetapi sekarang software DeepMind tampil lebih fleksibel dengan lebi banyak kemampuan. Jumat (17/6) lalu laboratorium Google DeepMind mengumumkan satu fitur lainnya yang membuktikan kekuatan  AI besutan Google ini. Eksperimen ini termasuk melatih sejenis serangga kecil untuk menggocek bola ke gawang. Perkembangan ini bermakna karena perusahaan-perusahaan teknologi besar lainnya seperti Amazon, Apple, Facebook dan Microsoft juga sedang berlomba-lomba meningkatkaan kemampuan mereka di bidang ini. 

DeepMind melakukan sebagian besar tugasnya sendiri di dalam Alphabet, perusahaan induk Google. Tetapi teknologi ini sedang diterapkan pada produk-produk riil. 

DeepMind juga sudah mengembangkan sebuah sistem RL (reinforcement learning)  yang dikenal dengan nama Gorila, yang menggunakan platform Google Cloud untuk mempercepat waktu training sesuai dengan urutan besaran; sistem ini sudah diaplikasikan pada sistem-sistem penganjur di dalam lingkungan Google sendiri.

Secara umum, reinforcement learning melibatkan pembelajaran dengan sistem trial and error. Google DeepMind mengkombinasikan metode ini dengan pembelajaran mendalam (deep learning), yang berarti melatih jaringan-jaringa syaraf buatan pada sejumlah besar data dan membuat mereka mampu menafsirkan data baru. 

Grup DeepMind akan merilis software barunya Labyrinth di bawah lisensi sumber-terbuka dalam beberapa bulan ke depan.•••

back to top