Menu

Superkomputer IBM Bantu Mendesain Busana

Superkomputer IBM Bantu Mendesain Busana

IBM bekerjasama dengan rumah mode Marchesa, ciptakan sebuah busana untuk pamerkan kedigdayaan cognitive computing.

Superkomputer IBM sudah bisa menyiapkan makanan, memilih kado, dan tahu kapan Anda merasa tertekan. Kini, Watson akan menujukkan kepada dunia bahwa supercomputer itu juga bisa melakukan pekerjaan yang memuaskan sebagai perancang busana untuk Marchesa. IBM bekerjasama dengan produsen busana yang bermarkas di New York itu untuk membuat sebuah “busana kognitif”, sebuah busana yang dibangun dari sejumlah data yang diniatkan untuk memamerkan apa yang bisa Watson lakukan. Dengan bantuan team kreatif Marchesa, mesin itu menyarankan satu skema warna untuk busana itu, membantu mempersempit rangkaian pilihan jenis kain dan membantu dengan skema pencahayaan LED.

Ya, ia ‘menanam’ sejumlah LED ke dalam materi,  sehingga busana itu bisa berubah warna sesuai dengan analisis sentiment Watson atas sosial media pada acara Met Gala 2016.

Sekarang, kita sulit dibuat merasa sebegitu excited oleh baju pintar yang dikembangkan untuk memamerkan paduan dari busana pengantin dan teknologi. Bagaimanapun, kita tidak melihat pakaian-pakaian seperti ini muncul pada setiap pameran perdagangan dan acara-acara penting. Antara busana Twitternya Nicole Sherzinger hingga berbagai upaya Intel untuk mengawinkan chip-chipnya dengan catwalk, rasanya semua ini sudah maksimal.  Lagipula, sepertinya produk semacam itu tidak akan pernah dibuat banyak untuk dijual ke khalayak.

Dan dalam kasus Watson, bukan Watson sendiri yang merancang busana itu, tetapi team Marchesalah yang bertindak mengikuti saran-sarannya. Kalau dibandingkan, baju mobile payment bikinan Adam Selman, meski nyaris tak ada geregetnya, setidaknya cukup masuk akan bagi kehidupan dunia nyata. Tetapi, kalau untuk sekedar bermain-main dengan kreatifitas, semua ini bolehlah.•••

back to top