Menu

Remix OS Bawa Android Mirip-Desktop ke PC dan Mac

Remix OS Bawa Android Mirip-Desktop ke PC dan Mac

Mungkin Anda tak akrab dengan debutan asal China bernama Jide, tetapi jika Anda penyuka Android, sebaiknya Anda catat yang ini.

Perusahaan ini akan segera melakukan apa yang sudah dicoba banyak orang tetapi hanya sejauh ini hanya sedikit yang berhasil: memberi Android sebuah pengalaman yang lebih ramah-desktop. Pertama, ada Jide Ultra tablet "Surface clone". Lalu Remix Mini, sebuah PC mini. Mulai 12 Januari ini, Jide akan merangkul semua orang dan dan hardware mereka dengan merilis Remix OS 2.0 untuk PC dan Mac, atau piranti Intel atau AMD apapun. Gratis! 

Apa sih Remix OS 2.0 itu? Dengan mengabaikan nomor versinya, ini, sesuai namanya, adalah sebuah remix atau campuran. Campuran Android, tentu saja. Remix ini mengambil platform Android dan mengubahnya, menjadi sebuah pengalaman pengguna yang tak terlalu berbeda dari sebuah. Jendela-jendela kerja yang mengambang dan bisa diatur ukurannya, panel bawah dengan "start menu" dan papan notifikasi, juga multi-tasking yang sesungguhnya. Memang, ini masih jauh dari sempurna, tetapi sejauh ini inilah satu-satunya yang paling mendekati apa yang selama ini diimpikan banyak orang.  

Remix OS pada awalnya dirancang untuk dua piranti Jide sendiri, yang sama-sama ditenagai dengan chip-chip ARM. Tetapi sebuah pengalaman "PC Android " barangkali paling baik jika dirasakan juga di sebuah PC. Atau, dalam beberapa kasus, di Mac juga. Dengan akan segera hadirnya Remix OS 2.0 ini, siapapun bisa mengunduh dan menginstallnya di piranti apapun yang berbasis prosesor Intel atau AMD. Atau, pengguna bahkan bisa menginstalnya pada sebuah USB dan membawanya ke mana saja layaknya sebuah OS portabel. Colokkan saja ke sebuah komputer atau laptop dan lakukan booting ke dalam USB untuk mengaktifkan PC Android Anda.  

Untuk kampanye khusus ini, Jide tidak akan melakukannya sendirian, melainkan bersama dengan Android-x86, proyek komunitas yang bertujuan mengaktifkan Android di semua mesin x86, yaitu arsitektur Intel (termasuk AMD). Android-x86 sudah melakukannya selama beberapa tahun terakhir, tetapi mentok di default Android UI ketika sampai pada masalah antarmuka. Android UI ini bagus untuk tablet-tablet dan ponsel-ponsel x86, tapi tidak demikian halnya di laptop dan desktop. Kini Jide juga sedang berusaha mencampurkannya ke dalam bentuk yang lebih baik.  

Meski pernah terdengar kontroversi tentang keterlibatan Android-x86 dengan Console OS, Remix OS dari Jide ini tak pelak tetap eksis, bekerja dengan cukup baik, dan sudah berada di tangan para pemiliki piranti Jide selama hampir satu pekan, dan segera menyusul di tangan para pemilik PC, Mac, atau batang-batang USD.••• 

back to top