Menu

Situs-situs Aman Ternyata Sangat Tidak Aman?

Situs-situs Aman Ternyata Sangat Tidak Aman?

Google baru saja meluncurkan Chrome 46, da nada perubahan signifikan dalam hal bagaimana ia memberitahu Anda tentang keamanan web.

Jika Anda berada di sebuah situas HTTPS yang 100 persen aman, Anda masih akan melihat sebuah ikon gembok hijau, dan situs-situs yang sudah tidak aman akan memperlihatkan simbol X, seperti sebelumnya. Tetapi, ketika Anda masuk ke sebuah situs terlindungi dengan hanya sedikit masalah keamanan, Anda tidak akan melihat simbol keamanan apapun, seolah Anda sedang berada di sebuah situs HTTP reguler terenkripsi (lihat gambar). Itulah perubahan besar dari Chrome 45, ketika Google memperlihatkan sebuah simbol gembok dengan segitiga kuning pada situs-situs ‘campuran’ semacam itu.  

Google mengatakan pihaknya membuat perubahan itu untuk memberi para pengguna Chrome "’lebih sedikit kondisi keamanan yang harus dikuasai’” Google menengarai bahwa lambang ‘segitiga peringatan’ kuning mereka bisa membingungkan jika dibandingkan dengan ikon laman HTTP. Dengan kata lain, pengguna akan merasa bahwa sebuah situs HTTPS berproteksi yang hanya mengalami sedikit masalah tidak lebih aman dibandingkan dengan situs HTTP tanpa keamanan sama sekali, padahal nyatanya tidak demikian.

Yang lebih penting, Google mengatakan bahwa "perubahan ini merupakan satu indikasi visual yang lebih baik dalam hal kondisi keamanan laman yang berkaitan dengan HTTP". Teorinya adalah bahwa tidak adanya peringatan tidak akan menyurutkan niat orang untuk melihat-lihat situs-situs yang sedang bermigrasi ke enkripsi HTTPS. Diharapkan bahwa pada gilirannya hal ini akan mendorong situs-situs yang bersangkutan untuk melakukan perubahan.  

Pada satu post lainnya, Google mengatakan bahwa jumlah situs HTTPS bertambah secara signifikan, 63 persen tahun ini, meningkat dari 58 persen tahun lalu. Raksasa itu juga berencana untuk mengurangi kondisi keamanan ini menjadi hanya dua saja, yaitu "secure” (aman), dan "not secure” (tidak aman). Sayangnya, kemungkinan Google tidak akan melakukannya hingga internet mencapai ambang batas jumlah situs HTTPS tertentu.••• 

back to top