Menu

Rencana Baru Facebook untuk Lengserkan YouTube

Rencana Baru Facebook untuk Lengserkan YouTube

Beberapa hari lalu Facebook mengumumkan rencana-rencana barunya untuk memastikan dominasinya atas ranah video online.

Meski YouTube masih tetap menjadi raja video online yang nyaris tanpa tanding hingga saat ini, jejaring sosial raksasa ini sudah dan terus mengambil sejumlah  langkah penting yang layak membuat orang-orang di Google khawatir.  

Selain meluncurkan dukungan untuk video interaktif 360 derajat bulan lalu, belum lama ini Facebook mulai mencoba satu fitur baru “Suggested Videos”, yang dirancang untuk memudahkan pengguna menemukan, memilih dan menonton segala macam klip video, tentu saja agar pengguna tinggal di situs Facebook selama mungkin. Ujicoba ini berhasil cukup baik.

Selanjutnya Facebook mengumumkan bagaimana mereka mengerjakan sebuah fitur yang memungkinkan pengguna untuk menonton video di sebuah jendela mengambang (floating window), sehingga pengguna bisa menonton klip-klip video sambil terus menggunakaan Facebook di saat yang sama. Yang berlaku sekarang, saat menonton sebuah video Facebook yang embedded, pengguna harus menstatiskan newsfeed mereka akan video bisa tetap muncul di layar. YouTube, sudah lebih dulu menggunakan fitur serupa di aplikasi mobile-nya.  

Satu fitur berorientasi-video lainnya yang saat ini sedang Facebook coba berikan kepada para penggunanya adalah kemampuan untuk menandai video-video yang akan ditonton lain kali, biasanya karena alasan belum ada waktu. Tetapi fitur baru yang paling menggoda adalah tempat yang bisa dikunjungi yang khusus Facebook persembahkan bagi penggunanya saat mereka hanya ingin menonton klip-klip video saja. Tampaknya Facebook berkomitmen untuk membangun sebuah situs mini berbau YouTube langsung di dalam Facebook sendiri. Situs khusus di Facebook ini bisa diakses dengan cara mengetuk ikon “Videos” di bagian bawah aplikasi Facebook pada iPhone atau di bagian “Favorites” di sisi sebelah kiri News Feed di web. 

Begitu diluncurkan nanti, fitur ini tampaknya akan berdampak besar. Meski semakin banyak orang menghabiskan waktu untuk menonton video di Facebook, perpustakaan raksasa milik YouTube yang berisi video-video yang bisa dicari masih tetap tegak tak tertandingi. Jika Facebook bisa sukses mempengaruhi basis penggunanya yang besar itu untuk membangun sebuah repository video yang besar dan bisa diakses oleh siapa saja, situs ini akan jadi ancaman bagi kerajaan video YouTube.•••

back to top