Menu

Snapdeal dan FreeCharge Luncurkan Induk dari Semua Pembayaran Mobile di India

Snapdeal dan FreeCharge Luncurkan Induk dari Semua Pembayaran Mobile di India

Ketika pasar ecommerce Snapdeal mengakuisisi situs top-up mobile FreeCharge pada April lalu– akuisisi terbesar di India hingga saat ini—janjinya adalah membangun sebuah ekosistem perdagangan digital.

Janji itu mulai terwujud dengan diluncurkannya sebuah mobile wallet baru oleh Snapdeal dan FreeCharge beberapa hari lalu.

FreeCharge melakukan ratusan ribu transaksi top-up mobile setiap harinya, kebanyakan dengan kartu kredit atau kartu debit. Snapdeal juga memiliki puluhan juta pembeli-mobile aktif  di aplikasinya. Digabungkan, keduanya memiliki 87 juta pengguna terdaftar yang akan mendapat upgrade-upgrade aplikasi agar bisa menggunakan wallet baru ini tanpa perlu menambahkan unduhan apapun.

Dengan 8.2 juta pengguna unik harian 4 juta jam penggunaan efektif, 15 juta kartu—digabungkan dengan GMV (gross merchandize value) senilai lebih dari USD4 milyar, billion–Snapdeal dan FreeCharge berharap mereka akan menjadi dompet yang paling banyak digunakan di seluruh India.  

At the launch event in Bangalore today, Snapdeal’s chief product officer, Anand Chandrasekaran, said this was the toughest product they had built so far. “Getting 87 million people to upgrade to a single account is no child’s play,” he pointed out.

Pembayaran dan logistic adalah dua masalah besar dalam perdagangan India, yang menjadikan peluncuran ini sesuatu yang penting dalam sejarah perdagangan India. Bekerjasama dengan Fino sebagai pembayar, duo raksasa ini menjadi saingan berat bagi Flipkart. Di AS, eBay bermitra dengan PayPal, sedangkan di China, Taobao berkolaborasi dalam platform serupa dengan Alipay.••• 

back to top