Menu

Datasift Tinggalkan Akses Data Twitter-nya

Datasift Tinggalkan Akses Data Twitter-nya

Reseller data Datasift mengatakan pada Sabtu, 11 April lalu bahwa aksesnya ke firehose Twitter segera berakhir.

Dalam sebuah post blog yang berjudul “Twitter Ends Its Partnership with DataSift”, CEO sekaligus pendirinya, Nick Halstead, mengatakan bahwa konsumen-konsumen perusahaannya akan tetap punya akses ke data Twitter hanya hingga 13 Agustus tahun ini.  

Pada musim semi lalu, Twitter membeli reseller data Gnip, yang merupakan satu dari tiga reseller data terbesar milik Twitter saat ini. Dua yang lainnya adalah Datasift dan NTT Data.

Dalam sebuah post blog, kepala ekosistem Twitter Gnip Zach Hofer-Shall menulis bahwa “akuisisi Gnip adalah langkah pertama oleh Twitter untuk mengembangkan hubungan yang lebih langsung dengan para konsumen data”.  

Zach menambahkan, langkah selanjutnya “dalam bekerja langsung dengan para konsumen data adalah mengalih semua orang yang menerima data mentah untuk keperluan komersial dari para reseller data lainnya ke hubungan langsung dengan Twitter.” This Proses ini sudah dimulai dengan akusisi Gnip, dan diharapkan transisi ini selesai pada pertengahan Agustus tahun ini”.  

Zach mencatat bahwa hampir 90 persen konsumennya menggunakan Datasift untuk “mengakses data dari berbagai jaringan sosial”, dan “80 persen konsumen kami menggunakan kemampuan-kemampuan pengolahan data canggih kami” yang tidak ada pada feed langsung Twitter/GNIP.•••

back to top