Menu

Rekam Jejak Alibaba Sebelum IPO-nya di AS

Rekam Jejak Alibaba Sebelum IPO-nya di AS

Initial Public Offering (IPO) Alibaba di Amerika Serikat diprediksi akan mengungguli penawaran dari Facebook sebesar 16 milyar dolar AS! 

Alibaba Groupadalah pemain e-commerce dari China yang namanya mungkin belum pernah Anda dengar sekalipun. Tetapi, menurut para analis, kelompok ini akan melemparkan salah satu penawaran publik awal terbesar di AS, diperkirakan mencapai lebih dari 20 milyar dolar AS.

Perusahaan ini menerima begitu banyak telpon masuk ketika mendaftarkan dokumen-dokumen IPO mereka pada tanggal 6 Mei lalu. Isi dokumen-dokumen itu mengungkapkan sebuah pemain e-commerce yang menjual lebih banyak dari gabungan eBay dan Amazon.com sekalipun, dan digadang-gadang akan mengalami pertumbuhan finansial raksasa dari pasar China yang masih terus berkembang. Berikut adalah beberapa detail dari IPO Alibaba yang memperlihatkan prospek-prospek perusahaan tersebut berikut tantangan-tantangan yang mungkin akan dihadapinya.

Seberapa besarkah Alibaba?
Kehadiran perusahaan ini di kancah dunia tidak dapat dibandingkan dengan Google dan Facebook yang berbasis pengguna global. Tetapi besarnya skala pasar China sudah cukup untuk mengubah Alibaba menjadi sosok raksasa internet yang tak kalah banding dengan perusahaan-perusahaan teknologi AS.

Mengacu pada nilai merchandise yang dijualnya, Alibaba mengklaim posisi teratas deretan perusahaan e-commerce terbesar dunia, dengan penjualan barang senilai 248 milyar dolar AS tahun lalu. Perusahaan ini memiliki 231 juta pembeli aktif. Perusahaan yang mempekerjakan 20 ribu orang ini tidak hanya menjalankan Taobao Marketplace dan Tmall, dua situs ritel terbesar di China, tetapi juga platform-platform untuk perdagangan berskala besar. Selain itu, Alipay, salah satu anak perusahaan Alibaba, adalah perusahaan penyedia layanan pembayaran online partai-ketiga terbesar di China.

Merangkak dari Penjualan Tak-langsung
Raksasa e-commerce China yang satu ini kerap dibandingkan dengan Amazon. Tetapi perbedaan utama antara kedua perusahaan itu adalah bahwa Alibaba tidak menjual barang-barang produksinya sendiri, melainkan mengelola pasar online yang menghubungkan para pedagang dengan konsumen. Pendapatannya diperoleh dari fee yang mereka pungut dari membantu para pemilik barang memasarkan situs-situs ritel, dan mengutip komisi dari produk-produk yang terjual.

Model bisnis ini berarti bahwa kendati Alibaba menghasilkan sedikit dari penjualan, perusahaan itu justru menghasilkan lebih banyak keuntungan. Selama sembilan bulan terakhir tahun 2013, laba bersih Alibaba mencapai 2,9 milyar dolar AS. Bandingkan dengan laba bersih Amazon tahun lalu yang hanya mencapai 274 juta dolar AS, atau eBay sekalipun yang hanya meraih 2.8 milyar dolar AS.

Potensi Pertumbuhan
Salah satu alasan mengapa para investor sangat berminat pada Alibab adalah bahwa perusahaan itu punya banyak ruang untuk tumbuh di China. Menurut China Internet Network Information Center, China memiliki 618 juta pengguna internet, dan setengah milyar di antaranya online melalui ponsel mereka. Tetapi total penetrasi internet di sana masih stabil berada pada kisaran 46%. Data IPO Alibaba menunjukkan bahwa perusahaan itu tumbuh sangat cepat. Laba bersih selama sembilan bulan terakhir tahun 2013 naik hingga lebih dari 400% per tahun. DI samping itu, pembeli aktif Alibaba menggelembung sebanyak 71 juta selama setahun terakhir.

back to top