Menu

Dilma Rousseff: Tindakan Mata-mata oleh NSA adalah Ilegal

Dilma Rousseff: Tindakan Mata-mata oleh NSA adalah Ilegal

Para pemimpin di Brazil telah mengumumkan rencana mereka untuk menyelenggarakan sebuah konferensi internasional tentang penata-kelolaan internet di tahun depan. Menyusul gagalnya negara itu dalam lobi untuk mengubah kebijakan-kebijakan NSA yang digunakan AS untuk memata-matai Brazil.

Untuk kepentingan tersebut Presiden Dilma Rousseff, sempat berkonsultasi dengan Fadi Chehade, CEO pada Internet Corporation for Assigned Names and Numbers (ICANN). Kemudian diumumkan melalui akun Twitter-nya bahwa konferensi itu akan digelar pada bulan April tahun depan. “Kami sudah putuskan bahwa pada bulan April 2014 Brazil akan menyelenggarakan sebuah KTT tentang pemerintahan, industri, masyarakat sipil dan akademia,” tulisnya seperti dikicaukan di Twitter beberapa hari lalu.

Berbagai bocoran yang dibeberkan oleh Edward Snowden mengungkapkan bahwa Brazil telah menjadi sasaran favorit National Security Agency (NSA) sejak program inteligen AS meluncurkan program mata-mata elektronik PRISM pada tahun 2007. Sambil memantau kegiatan warga negara Brazil di dunia maya, diam-diam NSA juga mengawasi dan memata-matai aktifitas diplomatik negara itu dan raksasa minyak Amerika Selatan, Petrobras.

Sejak itu Rousseff membatalkan jadwal kunjungan kenegaraannya ke AS dan memanfaatkan kesempatannya bicara di depan sidang PBB untuk mengecam apa yang disebutnya sebagai “pelanggaran terhadap hukum internasional dan pelecehan” terhadap kemerdekaan dan kedaulatan Brazil. “Tanpa adanya hak atas privasi, tidak ada kebebasan berbicara atau kebebasan berpendapat yang sejati, dan dengan demikian tidak ada demokrasi yang sesungguhnya,” katanya, sambil menambahkan bahwa “tanpa adanya rasa hormat terhadap kedaulatan suatu bangsa, tidak ada landasan yang tepat bagi adanya hubungan-hubungan antar-bangsa. Orang-orang yang menginginkan adanya sebuah kemitraan yang strategis tidak mungkin membiarkan terjadinya tindakan illegal yang berulang seolah itu adalah praktik yang lumrah.”

Masalah ini memanaskan iklim politik di Amerika Latin, di mana Rousseff telah menegaskan bahwa Brazil tidak akan mentolerir aktifitas semacam itu. Menurut harian Oleh Globo, ternyata komunikasi-komunikasi pribadinya dengan para pembantunya serta informasi-informasi telepon pribadi lainnya juga disadap. Komentar-komentar Rousseff di hadapan delegasi internasional di PBB dipuji di dalam maupun di luar negeri.

“Hari itu dia bicara untuk kita semua. Dia menyatakan kepentingan dunia untuk menemukan cara agar kita semua dapat hidup bersama di era digital ini,” kata Fadi Chehade kepada Agence France-Presse. ICANN adalah sebuah organisasi nirlaba yang berbasis di Los Angeles yang bertanggungjawab mengkoordinasikan sistem-sistem internet global.•••

back to top