Menu

Microsoft Mulai Bidik Aplikasi Emulasi Untuk Ponsel Windows

Microsoft Mulai Bidik Aplikasi Emulasi Untuk Ponsel Windows

Informasi orang dalam konon mengabarkan bahwa saat ini Microsoft sedang mengincar teknologi-teknologi emulasi yang akan memudahkan aplikasi-aplikasi Android bekerja di ponsel-ponsel Windows. Mengapa?

Mungkin langkah ini akhirnya akan diambil untuk mengatasi begitu sedikitnya aplikasi yang ada pada piranti-piranti mobile berbasis Windows. Tetapi apakah solusi ini akan mampu mendorong adopsi platform mobile Microsoft itu ataukah justru menjadi langkah bunuh diri dalam jangka panjang?

Windows Phone terkenal miskin aplikasi, apalagi yang populer dan berkualitas tinggi. Misalnya, ia ketinggalan dalam permainan mengadopsi aplikasi resmi Instagram, dan yang akhirnya diambil pun bukan versi berfitur lengkap. Game-game mobile yang populer bahkan sama sekali tak ada bayangannya di platform itu. Situasi ini sangat kontras dengan saudara tua Windows Phone, Windows 8, yang mampu mendukung seluruh cakupan aplikasi, baik pada platform sentuh maupun desktop konvensional. Windows RT pun tak kalah payahnya.  

Masalah ini bukan hanya dialami Windows Phone. Blackberry dan Jolla menghadapi hal yang sama, dan keduanya mengambil solusi yang sama: menambahkan dukungan untuk aplikasi-aplikasi Android. Jolla melisensikan teknologi yang memungkinkan aplikasi-aplikasi Android bekerja di Sailfish OS-nya, sedangkan lapis kompatibilitas Android Runtime milik BlackBerry melakukan hal yang sama untuk BlackBerry 10. Tampaknya ini juga yang memotivasi rencana Windows Phone dengan aplikasi-aplikasi Android.

Meski tampak seperti solusi mudah bagi pengguna untuk menjalani transisi ke platform Windows, tetapi, dalam jangka panjang, langkah ini sepertinya tidak akan menguntungkan bagi Microsoft. Raksasa itu sudah melakukan langkah-langkah yang cukup agresif untuk menyeragamkan dan menyatukan platform-platformnya, bukan hanya dalam nama tetapi juga dalam teknologi. Tujuannya adalah menyediakan aplikasi-aplikasi universal yang membantu pengembang untuk membuat aplikasi-aplikasi yang bekerja di semua platform terdukung, termasuk desktop, tablet, dan ponsel.

Ini adalah langkah segar yang bisa mendorong pengembang untuk ikut bergerak mendukung platform itu dengan aplikasi-aplikasi asli Windows. Menambahkan kompatibilitas terhadap Android hanya akan melemahkan pesan utama gerakan raksasa itu, apalagi mengingat bahwa belum tentu juga usaha itu akan membawa hasil.•••

back to top