Menu

Black Friday, Pembelian Barang-barang Teknologi Terdongkrak

Black Friday, Pembelian Barang-barang Teknologi Terdongkrak

Pembelian barang-barang berteknologi tinggi meningkat selama akhir pekan Black Friday tahun ini, menurut sebuah survey yang dilakukan oleh Consumer Electronics Association.

Sekitar 51,2 juta orang dewasa di Amerika, atau 45 persen dari total jumlah pembeli potensial yang ada, telah membeli atau berencana untuk membeli produk-produk teknologi konsumen sepanjang akhir pekan belanja Thanksgiving, kata CEA, sebuah kelompok industry elektronik konsumen. Hal itu terjadi bahkan ketika trafik belanja secara keseluruhan justru mengalami penurunan dibandingkan tahun lalu, kata CEA lagi.

“Animo konsumen untuk membeli produk-produk teknologi selama awal musim belanja liburan kali ini mencapai titik baru pada akhir pekan Thanksgiving ini,” kata Shawn DuBravac, ekonom utama CEA, dalam sebuh pernyataan. “Kami melihat lebih banyak pembeli yang memasukkan produk-produk teknologi ke keranjang belanja mereka pada akhir liburan akhir pekan ini—45 persen—dibandingkan pada momen manapun selama tiga tahun terakhir ini. Hanya pangsa busana saja, 69 persen, yang lebih populer di kalangan konsumen; dan mainan berada di posisi ketiga dengan 43 persen penjualan. Hal ini menunjukkan bahwa teknologi stabil berada di posisi penjualan yang nyaris terkuat sepanjang musim liburan 2014 ini”.  

Total jenderal, 113,2 juta orang dewasa di AS (46 persen dari total jumlah penduduk) sudah atau berencana untuk berbelanja sepanjang libur akhir pekan ini, sejak Thanksgiving hingga Cyber Monday, turun sebanyak 18 juta pembeli dibandingkan tahun 2013.

CEA memperkirakan bahwa orang-orang Amerika akan menghabiskan USD39,9 milyar sepanjang musim belanja akhirpekan Thanksgiving 2014 ini. Meski jumlah total pembeli mengalami penurunan pada 2014 ini, konsumen yang berbelanja menghabiskan lebih banyak uang. Konsumen-konsumen ini menghabiskan rata-rata USD371 per sorang, atau naik sebesar a 4,8 persen dibandingkan tahun 2013.

“Black Friday dan Cyber Monday dulunya adalah hari-hari belanja yang relative independen, tetapi keduanya sudah berkembang menjadi sebuah periode belanja selama 10 hari yang mencakup hari-hari sebelum Black Friday juga,” kata DuBravac. “Turunnya trafik belanja selama libur akhir pekan ini barangkali karena konsumen ‘dipaksa’ melakukan transaksi lebih awal, karena para peritel sudah melemparkan lebih tawaran-tawaran belanja in-store maupun online lebih awal pada pekan belanja tahun ini dibandingkan pada tahun-tahun sebelumnya.”

Piranti elektronik yang paling populer di kalangan konsumen adalah TV, yang dibeli atau akan dibeli, dengan penjualan mencapai sekitar 37 persen. Tablet di tempat kedua dengan 35 persen. Komputer-komputer notebook 23 persen, dan speaker-spaker nirkabel portabel juga di 23 persen.

“Meski televisi selalu menjadi item yang populer bagi para pembeli selama musim belanja akhir pekan Thanksgiving, konsumen menunjukkan minat yang luarbiasa besar terhadap jenis barang ini tahun ini,” kata DuBravac. “Saat ini kita sedang berapa pada suatu ‘sweet spot’ untuk pembelian TV. Permintaan konsumen tampaknya digerakkan oleh tiga faktor utama: tawaran harga yang luarbiasa untuk semua kategori TV, kecenderungan terhadap siklus upgrade baru bagi konsumen, dan minat terhadap teknologi-teknologi baru seperti 4K Ultra HD.”

Sekitar 45 persen melakukan pembelian secara online, dan 77 persen belanja langsung di toko-toko (turun 10 poin persentase dibandingkan tahun 2013). CEA memprediksi bahwa belanja total untuk teknologi akan meningkat 2,5 persen sepanjang musim belanja liburan kali ini, naik dari angka pertumbuhan sebesar 0,9 persen di tahun 2013. Total penjualan teknologi diduga akan mencapai USD33,76 milyar pada musim ini.

Dari total jumlah orang Amerika yang memilih belanja online, 88 persen menyebutkan kenyamanan sebagai alasan utamanya. Sekitar 78 persen karena tak ingin berdesak-desakan, dan 77 persen karena ingin leluasa membandingkan berbagai tawaran harga online.

CEA memprediksikan bahwa 30,1 juta orang dewasa Amerika (12 persen)  berencana untuk berbelanja pada event Cyber Monday, naik sebanyak 2,4 juta pembeli dibandingkan tahun lalu. Dari jumlah total pembeli yang berencana untuk belanja online pada Cyber Monday, kebanyakan berencana untuk belanja busana (61 persen), disusul dengan buku atau music (44 persen), produk-produk teknologi atau asesorisnya (38 persen), dan mainan (38 persen).

Survey tersebut dilakukan melalui telpon dengan mengambil sampel nasional secara acak yang mencakup 2.008 orang Amerika dewasa pada tanggal 28-29 November 2014.•••

back to top