|
Ketika Napster, yang didirikan Shawn Fanning pada 1999, muncul pertama kali di jagat maya, tak banyak orang serius menanggapinya. Saat itu, meski secara sporadis sudah ada situs yang menyediakan musik digital (MP3), namun masih terbatas. Napster jelas berbeda, karena ia merupakan situs web yang khusus menyediakan musik-musik digital online dalam jumlah besar dari berbagai artis, termasuk dari “the big five” dan dapat di download secara gratis. more
Berbagai model bisnis distribusi musik (dan film) online, belakangan ini tampaknya akan menjadi ancaman serius industri rekaman dunia. Akankah industri rekaman (konvensional) mengalami kepunahan? more
Perkembangan teknologi dan munculnya berbagai model bisnis baru distribusi musik (dan film) online merupakan tren besar ke depan. Siapa mau ikut? more
Persaingan para pemain besar di bisnis musik online semakin meningkat. Siapa yang akan mendapat pengaruh terbesar di pasar? more
Hiruk pikuk distribusi musik online ini tampaknya belum berpengaruh di tanah air. Selain pengguna internetnya masih sedikit dibanding jumlah penduduk (apalagi jumlah pelanggannya), sebagian besar masyarakat kita masih cukup puas menikmati audio berkualitas analog dari kaset. Saat ini, industri rekaman lokal masih lebih disibukkan urusan menghadapi pembajakan rekaman yang tak kunjung reda, ditambah lagi masalah cukai yang akan diterapkan pada media rekam, baik magnetik (kaset) maupun optik (CD, DVD). more |