Volume II No 19 - Agustus 2004
  Jos Luhukay

Content Protection vs Akses atas Informasi

 
 

Pada pertengahan bulan Nopember 2003, Lester Thurow, seorang gurubesar dari Massachussets Institute of Technology, datang ke Singapura atas undangan perusahaan raksasa IBM. Berbicara di depan sejumlah eksekutif puncak perusahaan-perusahaan se Asia Tenggara yang diundang khusus untuk acara itu, ia membahas masa depan dan pengaruh teknologi, khususnya teknologi informasi. Beberapa proyeksinya menarik untuk disimak, malah ada juga yang agak mengejutkan. Dua pembicara lainnya, seorang bekas eksekutif puncak IBM yang kini menjadi penulis dan pemimpin redaksi Financial Times, pada dasarnya tidak mengajukan perbedaan pendapat yang berarti. Kalaupun ada, perbedaannya terutama adalah pada intensitas dampak teknologi dan timing dari dampak tersebut.

Salah satu proyeksi profesor Thurow adalah bahwa pada tahun 2010an, industri rekaman musik yang kita kenal sekarang akan sudah tidak ada lagi. Ketersediaan rekaman musik gratis di internet menimbulkan ancaman langsung pada kelangsungan hidup industri tersebut. Kita ingat bahwa mulai dari Napster, Kazaa, sampai kepada websites yang lebih mutakhir kini, ketersediaan tersebut membuat orang semakin enggan mengeluarkan uang untuk membeli rekaman musik dalam bentuk compact disk (CD). Lalu bagaimana selanjutnya? Apakah fenomena ini juga akan menghantam industri rekaman film yang tersedia dalam medium yang nyaris serupa, umumnya berbentuk digital video disc (DVD)?

Jos Luhukay • Pengamat dan Praktisi Ekonomi Baru.

Foto-foto: dok. ebizzasia

Artikel selengkapnya bisa Anda jumpai di majalah eBizzAsia volume II nomor 18 bulan Juli 2004. Untuk mendapatkannya Anda bisa hubungi Ibu Liliek di (021) 7193264

© 2003 - 2004 eBizzAsia. All rights reserved.