Volume II No 15 - Maret 2004
   



Para Pemain PLM

 

Aplikasi-aplikasi PLM yang disesuaikan dengan pasar vertikal kini mulai banyak bermunculan. Beberapa pemain tidak saja menggarap pasar industri manufaktur seperti otomotif dan dirgantara. Juga mulai mengincar pasar farmasi dan CPG.

Accelrys, sebuah perusahaan pembuat piranti lunak riset, yang juga merupakan anak perusahaan Pharmacopeia Inc. mulai memperkenalkan paket PLM yang ditujukan bagi perusahaan-perusahaan farmasi.

Agile Software Inc. juga meluncurkan PLM yang ditujukan untuk membantu produsen peralatan medis untuk memperbaiki proses agar memenuhi standar FDA dan mengatasi masalah-masalah yang terkait dengan kesesuaian dokumen. Ke depan, Agile juga akan menggarap pasar farmasi dan CPG.

Vendor ERP juga tak mau ketinggalan. Oracle misalnya, mengatakan bahwa pihaknya akan memokuskan produk-produk PLM berfitur penuh ke pasar life science. Sementara SAP melihat peluang besar PLM di perusahaan-perusahaan manufaktur proses, dan mulai akhir tahun lalu memperkenalkan aplikasi yang dibuat di atas teknologi integrasi NetWeaver untuk menggabungkan data dari sistem perusahaan lain dengan data produk, kata Stephan Schindewols, vice president PLM, SAP.

EDS memperluas jajaran produk Teamcenter PLM-nya, tidak saja hanya mencakup industri otomotif dan dirgantara, namun juga industri CPG. Sementara MatrixOne Inc. memperkenalkan Specification Central untuk industri CPG, peralatan medis, dan perusahaan life-science.

Di sisi lain, kalangan industri pengguna PLM pun tidak berpangku tangan dalam pengembangan aplikasi PLM ini. Contohnya adalah yang ditempuh perusahaan CPG terkemuka dunia Procter & Gamble Co, yang juga mengambil bagian dalam pengembangan aplikasi PLM yang dibuat EDS maupun MatrixOne Inc.

Ketika P&G mencari solusi semacam ini di pasar sekitar dua tahun lalu, tidak ada satu pun yang cocok dengan karakteristik industrinya. P&G akhirnya mengambil langkah bekerjasama dengan EDS dan MatrixOne untuk membuat piranti lunak vertikal di atas platform yang sudah ada. Saat ini, P&G menjalankan sistem PLM berskala dunia, yang mengelola sekitar 400.000 spesifikasi, termasuk formula produk, informasi kemasan, proses-proses yang digunakan untuk membuat produk dan menguji bahan mentah, dan memenuhi regulasi di semua negara di mana perusahaan tersebut berbisnis.

Sebelumnya, perusahaan tersebut mengandalkan lebih dari 30 sistem di seluruh dunia untuk mengelola data ini, termasuk e-mail dan bahkan kertas. Sehingga pengembang produk sampo baru misalnya, tidak selalu mengetahui bahwa cetakan yang mereka gunakan untuk membuat kemasan telah melalui proses uji berbulan-bulan sesuai ketentuan FDA. Sistem baru ini, yang telah digunakan sekitar 11.000 karyawan, merupakan sebuah “sarana yang bagus untuk mengetahui dengan tepat apa yang kita produksi, dimana kita berproduksi, kemasan apa yang kita gunakan, dan di mana produk akan dijual,” kata Dan Blair, direktur worldwide technical standards and systems, P&G.

PLM diharapkan bisa memenuhi tuntutan pasar yang bergerak sangat dinamis. Di tengah- persaingan usaha yang begitu ketat, sangat penting selalu berada di depan, apalagi yang terkait dengan pemenuhan kebutuhan pelanggan. Selama bertahun-tahun, Huber Engineered Materials, sebuah produsen produk-produk seperti silica dan silicate, yaitu bahan-bahan yang menambahkan sifat abrasif dan rasa ke pasta gigi, menempuh cara coba dan buktikan: buat produk baru, kemudian temukan pasarnya. Namun, dengan semakin singkatnya waktu dari proses pengenalan produk sampai menjadi komoditas, perusahaan pun harus berubah.

Jalan yang harus ditempuh PLM mungkin masih panjang. Beberapa peluang pun masih terbuka lebar. EDS misalnya, kini tengah membidik pasar farmasi, karena pemetaan genome manusia diperkirakan menyebabkan lonjakan data di perusahaan obat-obatan, kata John Howaniec, presiden solusi industri PLM di EDS. PLM akan menjadi alat yang tepat untuk membantu mempertahankan data tersebut dan mempercepat penemuan obat-obatan baru, katanya. Ini merupakan inovasi yang bisa memberikan manfaat bagi banyak orang. co/iw/aa

© 2003 - 2004 eBizzAsia. All rights reserved.