Volume II No 12 - November 2003


Tata-Pamong dan Informasi

Tata-pamong merupakan PR besar bagi sebagian besar bagi perusahaan-perusahaan Indonesia, khususnya yang sedang mencoba menarik investor asing. Namun, upaya ini perlu disesuaikan dengan persepsi para investor global mengenai kriteria bagaimanakah penerapan tata-pamong yang baik. Perusahaan-perusahaan yang mencoba untuk menerapkan kriteria mereka sendiri cenderung untuk tidak dilirik para investor asing, karena tata-pamong yang baik itu universal sifatnya, dan selalu harus dikaji terhadap tolok-ukur yang mengacu kepada global best practices. Salah satu tolok-ukur terpenting yang harus digunakan adalah Pedoman Good Corporate Governance revisi terakhir yang baru saja dikeluarkan oleh Komite Nasional Kebijakan Corporate Governance.

Lebaran Sebentar Lagi

Lebaran sebentar lagi. Apa hubungannya dengan IT? Ada hubungannya kalau mau melihat dengan jeli. Mari kita cermati cerita ini.

Mengantisipasi Lebaran Attack

Momen hari raya adalah salah satu momen yang tidak bakal disia-siakan oleh para pengacau keamanan untuk melancarkan aksinya dengan menyebarkan virus, program trojan, dsb. Beberapa programmer virus bahkan sengaja menunggu momen liburan Natal untuk meluncurkan “album” barunya seperti virus Navidad (yang berarti Natal dalam bahasa Spanyol), atau W32.Music.A.Worm...

Paradigma Baru Orientasi TI: Dari Biaya ke Profit

Tren yang terjadi dalam pengeloaan usaha adalah dimana perusahaan yang selama ini fokus pada penyediaan teknologi harus mengubah orientasinya menjadi customer centric. Sehingga pemahaman mendalam tentang prilaku pelanggan menjadi kebutuhan yang mutlak, bukannya sekedar apa yang bisa ditawarkan teknologi. Bagaimana kita bisa membangun relationship yang semakin baik, meningkatkan kualitas interaksi kita dengan pelanggan, dan meningkatkan kapabilitas bisnis berdasarkan apa yang diinginkan pelanggan.

Benar Sejak Awal atau Memperbaikinya di Kesempatan Berikutnya!

“Kita tidak pernah punya waktu cukup untuk benar sejak awal, tetapi kita selalu memiliki waktu untuk memperbaiki kesalahannya di kesempatan kedua, ketiga dan seterusnya”. Tidak! kami tidak pernah melakukan hal di atas! Hal bodoh ini hanya dilakukan oleh perusahaan lain. Di tempat kami, semua jajaran manajemen mendorong semua lini di bawahnya untuk bekerja benar sejak awal. Yang penting bagi kami adalah kerja akurat, bukan semata-mata dari kecepatan delivery.

© 2003-2004 eBizzAsia. All rights reserved.