Volume I Nomor 08 - Juni 2003

Pembaca yang budiman,
Belakangan ini, banyak pihak merasa tiba-tiba begitu concern dengan usaha kecil dan menengah yang sering juga disebut UKM. Tidak hanya personal (pejabat pemerintah, tokoh LSM atau tokoh politik), melainkan juga lembaga semisal bank dan BUMN dan lain sebagainya.

Di satu sisi ada baiknya jika mereka benar-benar concern dengan masyarakat menengah bawah, khususnya dalam di bidang ekonomi. Karena, jika mereka tulus melakukannya, ada harapan masyarakat menengah bawah dengan UKM-nya benar-benar akan terangkat. Meskipun, selama ini mereka sering disebut-sebut sebagai “penyelamat ekonomi bangsa” karena memiliki daya tahan yang kuat, tidak meminta-minta perlindungan pemerintah dan, lebih dari itu, sebagian besar mereka memiliki komitmen membayar pinjaman mereka dengan baik.

Setelah inisiatif Warung Informasi dan Teknologi (Warintek), Warung Telekomunikasi (Wartel) dan Warung Internet (Warnet), kini datang inisiatif baru yang disebut MCT (Multipurpose Community Telecenter) atau sering juga disebut MCC (Multipurpose Community Center).

Katanya, MCT ini ditujukan untuk menjalin hubungkan bisnis-bisnis UKM masyarakat yang banyak itu dalam komunitas-komunitas. Melalui komunitas ini akan dikembangkan berbagai layanan yang konektivitasnya didukung oleh Telkom, sebagai penyedia akses, dan tentunya didukung juga oleh lembaga-lembaga lainnya, seperti keuangan (BRI), pos dan logistik (Pos Indonesia) dan lainnya.

Pembangunan komunitas yang didukung teknologi informasi, komunikasi dan komputer ini, diharapkan akan semakin mendorong masyarakat memperhatikan upaya pengembangan ekonomi mereka, yang bertumpu pada berbagai sumberdaya, sumberdana dan sumber-sumber lainnya yang mereka miliki.

Jalinan di antara mereka dan juga antar komunitas, baik di dalam maupun di luar negeri tentunya akan menjadi harapan yang ingin dijangkau ke depan. Namun, upaya tersebut akan sangat mengharapkan perhatian masyarakat dan pemerintah daerah, tentunya, sebagai fasilitator, sehingga akan terbangun komunitas yang kuat yang sepenuhnya dikembangkan, dikelola dan diperuntukkan bagi masyarakat itu sendiri.

Harapan kami, dengan penyajian masalah tersebut para pembaca dapat lebih melihat secara luas mengenai inisiatif tersebut dan, sebaliknya, bukan tidak mungkin, ikut berpartisipasi di dalamnya. Selamat membaca.

Editor
© 2003 eBizzAsia. All rights reserved