Mobile Volume I Nomor 04 - Februari 2003
Call Center
Kesuksesan notebook, menjadi pemicu munculnya komputer yang disebut Tablet PC. Meski bentuknya mini, tapi terbukti mampu memadukan fungsi notebook dan komputer desktop sekaligus.
 

Small is beautiful. Agaknya rangkaian kata tersebut menjadi falsafah bagi beberapa pengembang perangkat teknologi untuk berinovasi dalam mengeluarkan produk-produknya. Produsen ponsel misalnya, kini getol mengeluarkan produk dengan ukuran yang semakin mungil. Meski ukurannya kecil, namun ponsel tersebut mempunyai fungsi yang tak kalah hebatnya dengan ponsel berukuran besar.

Rupanya falsafah tersebut juga berlaku untuk para pengembang piranti keras komputer. Lihat saja laptop yang dulu berukuran besar, kini sudah mulai berevolusi menjadi laptop dengan ukuran mungil yang elegan. Ukurannya yang kecil membuat laptop sangat fleksible untuk dibawa kemana-mana. Ternyata fungsionalitas komputer mini jinjing tersebut masih membuat para pengembang piranti keras tak puas. Ketidakpuasan tersebut dijawab dengan diluncurkan komputer mini jinjing yang disebut tablet PC.

Diluncurkannya tablet PC ini tentu merupakan sebuah langkah maju di dunia teknologi komunikasi. Pasalnya tablet PC ini mempunyai fungsi yang lebih dibandingkan notebook. Jika anda tidak bisa menyalin grafik atau gambar dari whiteboard ke dokumen Word, maka dengan sistem input berbasis stylus pada PC tablet, Anda dapat melakukan hal itu. Tak hanya itu pengguna juga dapat menulis seperti melakukannya pada buku catatan. Selanjutnya Tablet PC akan berusaha mengenal apa yang dituliskan atau yang digambarkan oleh pengguna. Lantas komputer canggih ini akan menyajikannya dengan tampilan yang lebih bagus, jelas dan bersih pada layar monitornya.

Acer merupakan vendor pertama yang meluncurkan Tablet PC dengan seri TravelMate C100-nya. Bentuknya yang sangat elegan membuat Tablet PC ini banyak digemari. Untuk memakainya, pengguna tinggal menekan dan membuka dua sisi yang menutup layar LCDnya, lantas memutarnya 180 derajat. Dan Tablet PC ini siap untuk dioperasikan. Jika pengguna enggan menggunakan pena untuk memberikan input data, maka mereka bisa menggantinya dengan keyboard seperti halnya komputer desktop.

Di jaman dengan mobilisasi yang cepat ini, agaknya Tablet PC sangatlah cocok. Bagi para eksekutif yang disibukkan dengan berbagai rapat dan banyak menghabiskan waktu di luar kantor, Tablet PC ini saangatlah membantu. Tanpa harus pulang ke kantor terlebih dahulu, mereka bisa langsung memasukkan berbagai data dan catatan penting. Setidaknya Tablet PC ini akan memadukan fungsi yang dimiliki oleh notebook dan komputer desktop. Untuk mendukung aktivitas kerjanya, Tablet PC ini juga dilengkapi dengan batere yang mempunyai daya tahan cukup lama.

Berbagai fleksibilitas dan kemudahan yang ditawarkan oleh Tablet PC ini membuat beberapa vendor lain juga tergiur untuk mengeluarkan produk serupa. Microsoft, misalnya juga telah mengeluarkan produk serupa pada November tahun lalu. Dengan melakukan riset terlebih dahulu yang memakan riset cukup lama, akhirnya Microsoft berhasil membuat sebuah komputer portabel berbentuk Tablet PC.

Tak tanggung-tanggung, Bill Gates, co-founder Microsoft rela mempertaruhkan dana dan waktu yang tidak sedikit untuk melakukan riset penetrasi Tablet PC ini. Setelah diyakini bahwa pasar Tablet PC ini cukup menjanjikan, maka mereka mulai bekerja dan membuat Tablet PC. Untuk membangun teknologi di balik komputer mini canggih ini, Microsoft telah mengeluarkan anggaran sebesar 400 juta dolar. Dengan sistem operasi Windows XP, Microsoft telah siap meramaikan pasar Tablet PC dunia. Microsoft juga mencanangkan visinya untuk mendukung penuh penetrasi Tablet PC ini di pasar.

Microsoft mengeluarkan Tablet PCnya dalam dua versi, yakni Fanatic dan Notebook/Convertible. Versi fanatic akan dapat disambungkan dengan keyboard eksternal, monitor, dan sebagainya untuk digunakan sebagaimana PC biasa. Dengan menggunakan Tablet PC jenis Fanatic, pengguna dapat menghadiri rapat, mencoret-coret sesuatu pada Tablet PC, dan kemudian, ketika kembali ke meja kantor, mengubahnya menjadi seperti PC biasa dengan, misalnya, menyambungkannya ke keyboard dan mouse.

Versi Notebook/Convertible akan dapat membukanya seperti mereka membuka kulit kerang. Dengan layar LCD, bentuk convertible ini dapat digunakan seperti halnya notebook biasa ketika kulit kerangnya terbuka, atau seperti tablet ketika tertutup. Dalam model selanjutnya, fitur tablet PC yang keren adalah kemampuannya untuk mengubah orientasi display dari horisontal ke vertital. jenis Convertible. Sehingga pengguna bisa melewatkan proses untuk menjadikannya seperti PC biasa lagi. Setelah rapat, mereka dapat kembali ke kantor, mengubahnya menjadi model notebook.

HP rupanya juga tidak mau ketinggalan untuk merambah pasar Tablet PC ini. Dengan berbasis teknologi Microsoft HP juga akan mengeluarkan produk Tablet Pcnya yang diberi nama Compaq Evo Tablet PC. Untuk produk tersebut, HP memilih prosesor buatan Transmeta. Alasan HP memilih transmeta sebagai prosesor pendukung adalah kemampuan prosesor berkapasitas 1-GHz ini untuk menghemat energi. Diyakini, hal tersebut sangat penting dan sesuai dengan kebutuhan komputer mobile.

Komitmen Microsoft untuk mendukung penetrasi Tablet PC ini telah mendapat tanggapan positif dari beberapa vendor. Selain HP, tercatat 13 vendor yang akan menggunakan Window XP untuk Tablet PC buatannya, Vendor yang dimaksud antara lain Fujitsu dan Acer.

Bekerja dengan Tablet PC: Ide yang spontan datang, bisa langsung dicatat ke dalam Tablet PC.

Selain para penyedia piranti keras, para vendor piranti lunakpun menyambut Tablet PC ini dengan membuat program yang mungkin bisa dioperasikan diatas Tablet PC ini. SAP, misalnya telah menyatakan bahwa produk Customer Relationship Management (CRM) nya telah dapat diaplikasikan dengan microsoft windows XP. SAP telah mengintegrasikan fitur-fitur Tablet PC yang inovatif pada sistem operasi Windows XP ke dalam mySAP CRM, sehingga menciptakan suatu peralatan yang lebih bertenaga untuk mendukung para karyawan yang bermobilitas tinggi.

Dengan navigasi dan tulisan tangan menggunakan pena digital, para pengguna mySAP CRM dapat dengan lebih cepat dan mudah mengedit data produk, mengkreasi dan menyelesaikan order-order, mengumpulkan tanda-tangan digital serta men-generate konfirmasi order dari lokasi remote. Kemampuan-kemampuan Tablet PC tersebut dan yang lainnya akan dimasukkan sebagai standar dalam versi berikutnya mySAP CRM, yang dijadwalkan tersedia pada awal musim panas 2003.

Kemampuan baru mySAP CRM tersebut, karyawan di lapangan bisa dihubungkan dengan peralatan dan informasi yang menjadi kunci perusahaan. Tablet PC merupakan salah satu peralatan yang didukung SAP dengan menyediakan kepada kustomer, suatu operasional bisnis yang terintegrasi dengan lokasi dimana pengguna berada.

Jika ditilik dari fungsi serta kemudahan yang ditawarkan oleh Tablet PC, namun beberapa pengamat pasar belum terlalu optimis terhadap kehadiran Tablet PC tersebut. Ukuran layar komputer yang relatif kecil serta daya tahan baterei membuat menurut mereka akan menjadi penghalang kesuksesan Tablet PC dipasar. Tetapi setidaknya, kehadiran Tablet PC ini pantas mendapat aplause sebagai sebuah kemajuan dibidang teknologi informasi yang terus melaju tiada henti.•wi

© 2003 eBizzAsia. All rights reserved